SMK Cygnus dan STUDDS Atlas Debut di IIMS 2026

DAPURPACUID – Memanfaatkan ajang IIMS 2026, PT Prakarsa Bangun Sarana meluncurkan varian terbaru dari SMK dan STUDDS Helmets, dengan standar keamanan dan fitur terbaik.

Keduanya dirancang dengan teknologi keselamatan global dan desain modern, termasuk dibenamkan fitur-fitur kenyamanan dan keamanan maksimal, yakni SMK Cygnus dan STUDDS Atlas.

Direktur Sales & Marketing Prakarsa Bangun Sarana, Avant Tjen menegaskan, diluncurkannya keduanya produk tersebut merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam menghadirkan helm dengan standar keselamatan tinggi.

“Lewat peluncuran SMK Cygnus dan STUDDS Atlas, keduanya menghadirkan fitur-fitur modern dengan harga yang kompetitif di segmennya masing-masing,” imbuhnya disela peluncuran, Kamis (12/2) lalu.

“Hadirnya kedua produk baru tersebut kami ingin memberi pilihan helm yang tak hanya aman, tapi juga nyaman dan relevan dengan kebutuhan bikers Indonesia saat ini,” tandas Avant.

SMK Cygnus merupakan helm flip-back modular dengan chin guard yang dapat diputar hingga 180°, memberikan fleksibilitas lebih bagi pengendara dalam berbagai kondisi berkendara.

Sementara STUDDS Helmets Indonesia menghadirkan STUDDS Atlas, helm open-face yang dirancang memberikan kenyamanan dan perlindungan optimal bagi pengendara yang menggunakannya.

Prakarsa Bangun Sarana melalui outlet resminya DeRide menjadwalkan baru akan memasarkan keduanya ke pasaran pada April 2026 mendatang.

Helm Modular Fleksibel Bersertifikasi Global

SMK Cygnus hadir sebagai flip-back modular helmet dengan rotasi chin bar 180°. Konsep ini memungkinkan pengendara beralih dari mode full-face ke open-face dengan praktis.

Baca juga:  Debut Changan di IIMS 2026 Langsung Borong Dua Penghargaan

Dipadukan tampilannya yang modern menjadikan produk baru ini sebagai helm serbaguna untuk kebutuhan harian maupun turing jarak jauh, didukung tingkat keamanan tinggi.

SMK Cygnus telah mengantongi sertifikasi P/J, sehingga aman digunakan dalam dua konfigurasi. Struktur shell menggunakan material EIRT (Enhanced Impact Resistance Thermoplastic) dengan dua ukuran shell.

Termasuk multi-density EPS untuk menyerap energi benturan secara optimal. Terdapat juga emergency release system serta buckle logam quick-release untuk kemudahan penggunaan.

“Dari standar keselamatan, helm ini jadi produk perdana flip back SMK yang memiliki standar homologasi internasional, yaitu DOT, AC2006 dan SNI tentunya,” tutur Avant.

SMK Cygnus pertama kali diperkenalkan pada ajang EICMA 2025, November lalu, dengan keunggulan utama dari produk ini adalah dia bisa dibuka 180 derajat ke belakang.

Sementara dari unsur kenyamanan penggunaan dilengkapi ventilasi channelled intake dan exhaust terintegrasi melalui top air vent, chin vent, serta hot air exhaust.

Interiornya dibekali liner breathable yang hypoallergenic, moisture-wicking, anti-static, serta dapat dilepas dan dicuci. Terdapat wind protector dan breath deflector, yang tetap nyaman digunakan dalam durasi panjang.

SMK Cygnus dibekali visor lebar anti-scratch yang siap Pinlock MaxVision untuk mencegah embun, lengkap dengan internal sun visor dan sistem one-touch quick release.

Baca juga:  LEPAS E4 Debut Global di Indonesia, Usung Leopard Aesthetics

Tersedia pula speaker pockets untuk pemasangan perangkat Bluetooth. Ukuran yang ditawarkan tergolong lengkap, mulai dari XS sampai XXXL dan terbagi dalam dua shell.

“Untuk harga dikisaran Rp2 juta sampai Rp2,5 juta. Dibandingkan kompetitor, banderol SMK Cygnus sangat terjangkau, termasuk fit bagi pengguna kacamata,” tandas Avant.

Open-Face Perdana Rilis Global di Indonesia

STUDDS Atlas menjadi helm open-face terbaru yang pertama kali diperkenalkan secara global di Indonesia melalui ajang IIMS 2026. Standarisasi DOT dan SNI dibenamkan di dalamnya.

Kehadiran helm ini jadi bagian dari komitmen STUDDS dalam menghadirkan pilihan produk yang mengedepankan keselamatan, kenyamanan dan fungsionalitas untuk penggunanya.

Outer shell menggunakan material high impact resistant untuk perlindungan optimal. Dilengkapi quick release chin strap dan buckle stainless steel rust-proof yang kuat dan tahan lama.

Avant memaparkan, helm ini dirancang dengan kualitas teknologi terbaru dari STUDDS dan sengaja didesain khusus untuk pasar Indonesia, mengingat pasar ini penting bagi perusahaan.

Untuk menunjang kenyamanan berkendara, Atlas menggunakan moisture-wicking inner lining yang membantu menyerap keringat dan menjaga bagian dalam helm tetap kering.

“Liner ini juga bersifat hypoallergenic sehingga lebih ramah bagi kulit. Di bagian luar helm dilapisi UV resistant paint yang membantu menjaga warna tetap awet,” tuturnya.

Baca juga:  MGS5 EV Jadi Bintang MG di IIMS 2026, SPK Tembus 700 Unit

“Sekaligus melindungi permukaan helm dari paparan sinar matahari, menjadikan Atlas nyaman digunakan dalam berbagai kondisi cuaca, khusus di Indonesia,” ujar Avant.

Menariknya, Atlas dibekali long visor untuk cakupan pandang luas serta internal sun visor guna mengurangi silau. Fitur glasses fit mendukung pengguna kacamata, sementara big spoiler meningkatkan stabilitas saat berkendara.

Berbagai warna bakal ditawarkan saat peluncuran resminya kelak pada April 2026. Disinyalir warna chameleon juga tersedia sebagai ikon color-nya. Termasuk varian grafik-grafik tertentu.

Bicara harga, STUDDS Atlas dibanderol sekitar direntang Rp500.000 sampai Rp590.000, sebagai harga jual perdana saat helm ini resmi diluncurkan.

Lalu untuk spoiler-nya, saat sesi perkenalan ini selaras dengan warna helm. Namun, lanjut Avant, kelak yang bakal masuk ke Indonesia berjenis smoke.

“Jadi keren, warnanya smoke. Untuk yang solid cut dan unicolor, itu warnanya smoke. Kalau nanti warnanya yang grafik, dia akan ikutin warna helmnya,” tutup Avant.

Melalui peluncuran SMK Cygnus dan STUDDS Atlas, menegaskan komitmen menghadirkan helm dengan standar keselamatan tinggi, desain modern, serta fitur yang relevan bagi pengendara masa kini.

Kehadiran dua model ini memperkaya pilihan helm premium di Indonesia, baik bagi pengguna motor harian maupun pengendara jarak jauh yang mengutamakan perlindungan maksimal. [dpid/TH]

Previous articleAutovision Rilis BiLED Laser Smoky, Harga Mulai Rp625 Ribu
Next articleStrategi “Sahabat” Berhasil, Daihatsu Kokoh di Posisi Dua Otomotif Nasional