DAPURPACUID – GAC Indonesia mengeklaim Aion UT menjadi kontributor terbesar sejumlah pemesanan yang tercatat selama tujuh hari pameran IIMS 2026 berlangsung.
Meski pihak GAC tidak merilis detail jumlah unit yang terpesan alias Surat Pemesanan Kendaraan (SPK), diyakini strategi harga kompetitif dan distribusi cepat jadi faktornya.
Kombinasi harga, tampilan sporty lewat paket dress up, hingga komitmen serah terima unit maksimal dua hari, membuat Aion UT jadi salah satu mobil listrik paling diburu di IIMS 2026.
Sejak hari pertama, booth GAC Indonesia di Hall A10 JIExpo Kemayoran tak pernah sepi. Aion UT menjadi model dengan kontribusi penjualan terbesar dibanding lini lainnya.
Mobil listrik yang dipasarkan mulai dari Rp280 juta dengan ketersediaan stok unit dan NIK 2026. Kepastian unit siap kirim menjadi nilai tambah yang jarang ditemui di segmen kendaraan listrik.

Chief Executive Officer GAC Indonesia, Andry Ciu mengklaim respons para penggunjung terhadap Aion UT sangat positif, berkat strategi jitu yang diterapkan perusahaan.
“Selain harga kompetitif, kesiapan unit serta estimasi delivery hingga dua hari, menjadi pertimbangan utama konsumen dalam mengambil keputusan pembelian di IIMS 2026,” tandasnya.
Sepanjang pameran, GAC Indonesia juga menggelontorkan program Prosperity Lunar Vaganza, dimana pembelian unit ditawarkan dengan harga spesial, yaitu:
AION UT
– Standard: Rp 280.000.000
– Premium: Rp 318.000.000
AION V Luxury: Rp 445.000.000
HYPTEC HT: Rp 616.000.000
Dengan capaian tujuh hari pertama yang positif, AION UT membuktikan diri sebagai salah satu pemain kuat di segmen mobil listrik entry-level hingga menengah selama IIMS 2026. [dpid/TH]







