Tips Mudik Lebaran, Lebih Praktis dengan Changan Lumin

DAPURPACUID – Momentum Lebaran identik dengan meningkatnya mobilitas masyarakat, seperti perjalanan mudik. Dengan persiapan tepat, perjalanan jadi lebih praktis.

Aktivitas mengunjungi keluarga, berbelanja kebutuhan hari raya hingga berwisata lokal membuat lalu lintas di perkotaan menjadi lebih padat dari pada biasanya.

Kembali pada fenomena mudik, momen ini telah menjadi agenda rutin masyarakat setiap tahun, dimana jutaan kendaraan bergerak secara bersamaan menuju berbagai kota dan daerah.

Survei terbaru Kementerian Perhubungan RI menyebut, pergerakan masyarakat selama musim mudik Lebaran tahun ini diperkirakan mencapai 143,9 juta orang.

Seiring dengan meningkatnya mobilitas tersebut, minat masyarakat terhadap kendaraan listrik (EV) juga terus bertumbuh. Didorong oleh efisiensi biaya, fitur pintar keamanan dan kenyamanan, serta dukungan infrastruktur pengisian daya yang semakin berkembang.

Sejalan perkembangan ekosistem ini, kendaraan listrik kini tak lagi hanya identik dengan mobilitas perkotaan, tapi mulai dipertimbangkan sebagai solusi perjalanan antarkota, termasuk saat momen mudik Lebaran.

“Selama periode Lebaran, mobilitas masyarakat di perkotaan cenderung meningkat, mulai dari mengunjungi keluarga hingga memenuhi berbagai kebutuhan hari raya,” tutur CEO Changan Indonesia, Setiawan Surya.

Dalam kondisi seperti ini, lanjut Setiawan dalam keterangan tertulisnya, persiapan perjalanan menjadi kunci agar aktivitas berkendara tetap nyaman, efisien, dan bebas stres.

Menurutnya, dalam kondisi lalu lintas yang lebih padat, kendaraan dengan ukuran kompak menjadi pilihan yang praktis karena memudahkan manuver dan parkir.

Menggunakan mobil listrik berukuran kompak seperti Changan Lumin, juga bisa menjadi solusi praktis guna menghadapi kepadatan lalu lintas khas musim Lebaran.

Baca juga:  Changan Indonesia Genjot EV lewat Mall Exhibition di 15 Kota

City car ini hadir sebagai mobil listrik kompak yang tetap menawarkan kenyamanan kabin serta fleksibilitas ruang untuk mendukung aktivitas harian. Berikut beberapa tips berkendara yang bisa diterapkan sebelum memulai perjalanan.

1. Rencanakan Rute dan Titik Pengisian Daya

Perjalanan yang lancar dimulai dari perencanaan rute yang matang. Gunakan aplikasi navigasi untuk mengetahui kondisi lalu lintas terkini dan memilih jalur tercepat menuju tujuan.

Selain itu, pastikan daya baterai kendaraan mencukupi untuk kebutuhan perjalanan harian. Terpenting adalah lokasi pengisian daya, dengan mengetahui titik SPKLU di sepanjang jalur mudik.

Pengemudi wajib mempertimbangkan kemampuan dan menyesuaikan jarak tempuh kendaraan agar perjalanan tetap nyaman dan lancar. Changan Lumin mampu menempuh hingga 301 km untuk sekali pengisian daya.

Menariknya, Lumin didukung teknologi fast charging yang memungkinkan baterai akan terisi dari 30 persen hingga 80 persen dalam waktu sekitar 35 menit.

Fitur ini memberi kenyamanan tambahan bagi pengguna, terutama saat melakukan perjalanan panjang seperti mudik Lebaran, karena waktu berhenti untuk pengisian baterai dapat dimanfaatkan secara lebih efisien sebelum melanjutkan perjalanan.

Di sisi lain, pada kondisi padat, diimbau menghindari akselerasi agresif dan manfaatkan regenerative braking untuk menjaga konsumsi energi tetap optimal.

Fitur ini memungkinkan energi yang dihasilkan saat kendaraan melakukan deselerasi atau pengereman, dikonversi kembali menjadi energi listrik dan disimpan ke dalam baterai.

Teknologi ini membantu menjaga efisiensi konsumsi energi kendaraan, sehingga perjalanan jarak jauh seperti mudik Lebaran dapat dilakukan dengan lebih optimal.

Baca juga:  Changan Lumin, Solusi Mobilitas Urban Tepat Pasca Lebaran

Selain itu, Lumin juga dilengkapi pilihan mode berkendara yaitu Eco Mode dan Sport Mode yang memungkinkan pengemudi menyesuaikan karakter performa kendaraan sesuai kebutuhan perjalanan.

Eco Mode dirancang mengoptimalkan efisiensi energi dan memperpanjang jarak tempuh, sementara Sport Mode memberikan respons akselerasi lebih dinamis untuk pengalaman berkendara yang lebih responsif.

2. Lakukan Pemeriksaan Kendaraan Sebelum Berangkat

Sebelum memulai perjalanan, penting untuk memastikan kendaraan dalam kondisi optimal. Beberapa hal yang perlu diperiksa antara lain kondisi baterai agar tetap optimal selama perjalanan.

Tetap jaga tekanan angin ban untuk menjaga efisiensi energi dan stabilitas berkendara, sistem pengereman dan kelistrikan kendaraan, serta jaga kebersihan dan kenyamanan kabin.

Seperti tips di atas, ada baiknya Anda gunakan mode berkendara hemat energi (Eco Mode) untuk memaksimalkan jarak tempuh yang bakal dilewati.

3. Pilih Kendaraan Kompak yang Mudah Bermanuver

Ukuran kendaraan juga berperan penting saat menghadapi lalu lintas padat. Dimensi kompak pada Lumin memudahkan pengemudi melintasi jalan sempit di area perumahan maupun pusat kota.

Konfigurasi tersebut hadir melalui dimensi panjang 3.270 mm, lebar 1.700, tinggi 1.590 mm, jarak antar sumbu roda 1.980 mm, plus ground clereance 150 mm.

Selain itu, kendaraan dengan ukuran ringkas lebih fleksibel ketika mencari parkir di pusat perbelanjaan, pasar, atau destinasi wisata lokal yang biasanya ramai saat Lebaran.

Karakter ini juga membuat mobil seperti Changan Lumin lebih adaptif menghadapi pola lalu lintas stop-and-go, yang sering terjadi pada musim libur panjang.

Baca juga:  Perluas Jejak di Jawa Barat, Changan Resmikan Dealer 3S Terpadu di Bandung

4. Manfaatkan Kabin Fleksibel untuk Barang Bawaan

Perjalanan Lebaran sering kali identik dengan berbagai barang bawaan, mulai dari hampers, oleh-oleh hingga belanjaan kebutuhan keluarga. Mobil kompak tetap bisa menawarkan ruang penyimpanan yang fungsional.

Lumin menawarkan ruang yang diklaim terbesar di segmennya. Legroom dan headroom dirancang optimal, menciptakan kenyamanan penumpang tetap terjaga meski dimensinya kompak.

Saat bangku baris kedua dilipat, kapasitas bagasi dapat mencapai hingga 580 liter, sehingga cukup untuk menampung berbagai barang bawaan tanpa mengorbankan kenyamanan kabin.

Sisi fungsionalitasnya didukung fitur-fitur cerdas untuk mempermudah penggunanya, seperti layar sentuh 10,25 inci sebagai pusat hiburan dan konektivitas.

Terdapat juga Smart Keyless Entry & Start, serta Electronic Gear Shifter dengan pengoperasian intuitif, demi kemudahan dari mobil di segmen entry level EV tersebut.

Kemudian fitur rear parking sensor membantu pengemudi bermanuver di ruang parkir sempit, sebuah kebutuhan penting bagi pengguna di area perkotaan.

Setiawan menegaskan, Changan Lumin hadir sebagai mobil listrik kompak yang tetap menawarkan kenyamanan kabin serta fleksibilitas ruang untuk mendukung aktivitas harian.

“Didukung fitur DC Fast Charging, memungkinkan pengisian daya Lumin lebih cepat, sehingga perjalanan bersama mobil kompak ini jadi lebih praktis dan efisien. Bahkan di tengah padatnya mobilitas saat Lebaran,” tandasnya.

Dengan perencanaan perjalanan matang, pemeriksaan kendaraan yang tepat, serta pemilihan mobil sesuai kebutuhan, mobilitas selama Lebaran bisa berlangsung lebih praktis dan nyaman. [dpid/TH]

Previous articleMoride Lampung 2026: Motul Ajak Bikers Riding & Edukasi Oli
Next articleBYD Pimpin Revolusi EV dengan Baterai 1.000 KM dan Cas Kilat 5 Menit