Tuesday, 14 July 2026

Baterai IP65, Perisai Anti-Air Motor EV Honda

Date:

DAPURPACUID – Masih ada anggapan miring bahwa motor listrik (EV) adalah kendaraan “manja” yang akan korslet jika terkena air.

Padahal, memasuki puncak musim hujan tahun 2026 ini, lini EV Honda seperti EM1 e:, ICON e:, hingga CUV e: justru membuktikan diri sebagai partner tangguh yang tidak kalah “badak” dibandingkan motor bensin.

Mari kita bedah fakta teknis mengapa Brosis tidak perlu panik saat awan hitam mulai menggantung di langit Jakarta.

Sertifikasi IP65: Benteng Kokoh di Balik Dek Kaki Jantung utama motor listrik Honda adalah Honda Mobile Power Pack e: (MPP e:). Baterai ini sudah mengantongi sertifikasi internasional IP65. Apa artinya?

  • Angka 6: Jaminan proteksi total dari debu dan partikel kecil.

  • Angka 5: Jaminan ketahanan terhadap semprotan air bertekanan dari segala arah. Jadi, gempuran hujan badai atau cipratan genangan air di jalanan bukan lagi ancaman. Housing baterai yang sealed (tertutup rapat) memastikan sel listrik di dalamnya tetap kering dan bekerja optimal.

Baca juga:  Tak Perlu ke Diler, Wanda Siap Bantu Pemilik Honda 24 Jam

Fitur Safety Cut-Off: Perlindungan ‘Instan’ dari Sengatan Ketakutan terbesar biasanya adalah tersengat listrik. Honda sudah mengantisipasi ini dengan fitur Safety Cut-Off. Sensor cerdas pada motor akan mendeteksi kebocoran isolasi sekecil apa pun dalam hitungan milidetik. Jika terjadi anomali, aliran listrik langsung diputus secara otomatis. Hasilnya? Risiko tersetrum bagi pengendara adalah nol.

Lolos ‘Siksaan’ Wading Test Standar Global Sebelum unit sampai ke tangan Brosis, motor EV Honda telah melewati Wading Test atau uji genangan yang ekstrem di fasilitas R&D. Motor dijalankan berulang kali menembus air untuk mensimulasikan banjir perkotaan. Standar pengujian ini setara dengan motor legendaris Honda lainnya, memastikan durabilitas komponen elektrikal tetap terjaga meski harus “bermain air”.

Aturan Main: Bijak di Tengah Banjir Meskipun tangguh, Brosis harus ingat bahwa motor (baik listrik maupun bensin) bukanlah kapal selam. Ada batasan yang harus dipatuhi:

  1. Batas Genangan: Jangan nekat melibas air yang tingginya melebihi dek pijakan kaki atau setengah roda. Jika air merendam controller atau area baterai terlalu lama, risiko kerusakan tetap ada.

  2. Charging Saat Hujan: Hindari menukar atau mengisi daya baterai di tempat terbuka saat hujan deras. Pastikan area socket benar-benar kering sebelum dicolokkan.

  3. Bilas Pasca Hujan: Air hujan bersifat korosif. Biasakan membilas motor dengan air bersih setelah kehujanan untuk menjaga komponen sasis dan kaki-kaki dari karat. [dpid/BGS]

Share post:

spot_img

More like this
Related

Siluet Mitsubishi Xforce Terbaru Muncul, Versi Hybrid kah?

DAPURPACUID - Era elektrifikasi Mitsubishi Motors di Indonesia memasuki...

Honda Super-ONE Siap Debut, EV Baru yang Bikin Penasaran

DAPURPACUID - Persaingan mobil listrik di Indonesia akan semakin...

Dealer Baru JAECOO di Solo Punya Layanan Jemput Servis

DAPURPACUID – JAECOO Indonesia terus mempercepat ekspansi jaringan dilernya...

JAECOO Perluas Jaringan, Makassar Kini Punya Dealer Premium

DAPURPACUID – JAECOO Indonesia terus mempercepat ekspansi jaringan ritelnya...