DAPURPACUID – Kesadaran perawatan motor di Indonesia masih didominasi kebiasaan lama. Padahal, performa dan usia pakai kendaraan bergantung pada perawatan lebih komprehensif.
Servis motor bukan sekadar ganti oli. Lewat Motul Performance Solution, pemilik kendaraan diajak memahami pentingnya perawatan menyeluruh demi performa optimal.
Dalam acara yang digagas oleh PT Motul Indonesia Energy (MIE) di Kota Medan, Sumatera, menghadirkan program edukasi untuk mengubah cara pandang ini kepada 30 peserta dari 16 bengkel terpilih.
Managing Director PT MIE, Welmart Purba menjelaskan, program ini menjadi pendekatan inovatif Motul Indonesia dalam memperkenalkan standar baru perawatan sepeda motor.

Menurut Welmart dalam siaran resminya, Selasa (28/4), pola pikir perawatan kendaraan perlu bergeser dan harus menyeluruh, tak hanya fokus pada penggantian oli mesin saja.
“Jika selama ini mindset perawatan motor hanya sebatas itu, maka program MPS ingin menggeser pola pikir tersebut ke arah lebih komprehensif dan berorientasi pada performa,” imbuhnya.
Adapun perawatan menyeluruh pada program ini juga mencakup berbagai produk pendukung lain seperti Scooter Gear Oil, Engine Clean System, Fuel System Clean, hingga Brake Fluid.
Seluruhnya menjadi bagian dari solusi performa kendaraan roda dua yang lebih optimal dan tetap nyaman untuk penggunaan dalam jangka panjang.
Welmart pun menegaskan, dengan perawatan yang tepat diyakini mampu mencegah penurunan performa sekaligus meminimalkan risiko kerusakan pada sepeda motor.

Program MPS juga dijalankan secara terintegrasi melalui jaringan bengkel rekanan yang telah diseleksi, khususnya bengkel yang sudah menerapkan standar Motul.
Sebelumnya, program ini sukses dilaksanakan di Surabaya dan Yogyakarta. Bengkel-bengkel yang terlibat merupakan bengkel independen dengan standar layanan modern, sistem kerja rapi, serta kualitas yang setara dengan bengkel resmi.
Welmart menuturkan, selain sebagai sarana edukasi, inisiatif ini juga diharapkan mampu mendorong pemanfaatan produk pendukung performa secara lebih luas.
“Dengan begitu, pemilik kendaraan diharapkan tak hanya menjaga mesin tetap prima, tetapi juga meningkatkan kenyamanan berkendara secara keseluruhan,” tutup Welmart.
Motul menilai perubahan pola pikir ini penting agar perawatan kendaraan tidak lagi bersifat reaktif, melainkan menjadi langkah preventif yang terencana dan berkelanjutan. [dpid/TH]




