DAPURPACUID – Ada banyak mobil sport cepat di dunia. Ada juga mobil yang lahir dari lintasan balap. Namun hanya sedikit yang benar-benar membawa pengalaman kompetisi ke jalan raya tanpa kehilangan sisi manusiawinya.
Di titik inilah New GR Yaris menjadi menarik. PT Toyota Astra Motor (TAM) tak hanya sekadar memperbarui sebuah hot hatch andalan Gazoo Racing di ajang reli tersebut.
Mereka seperti sedang menyempurnakan karakter seorang atlet: tetap agresif tapi kini lebih matang, lebih nyaman, dan lebih mudah diajak bekerja sama dalam kehidupan sehari-hari.
Menariknya, perubahan pada New GR Yaris bukan berasal dari ruang rapat atau sekadar hasil survei konsumen biasa. Namun lahir dari dunia motorsport yang sesungguhnya.
Masukan ini datang dari lintasan rally, tekanan balapan ekstrem, hingga masukan para pebalap yang telah memeras mobil ini di batas kemampuan tertingginya.
Toyota GAZOO Racing sejak awal memang punya filosofi unik: membuat mobil produksi dari pengalaman balap nyata. Mereka menyebutnya pendekatan ini sebagai reverse engineering motorsport.

Artinya, mobil balap dikembangkan terlebih dahulu untuk kebutuhan kompetisi, lalu teknologinya diturunkan kepada lini mobil harian. Bukan sebaliknya.
Karena itu, GR Yaris selalu terasa berbeda dibandingkan hot hatch biasa. Mobil ini bukan tampil sporty demi gaya. Ia memang punya DNA kompetisi yang nyata.
“Mobil ini kembali mendapatkan beberapa sentuhan yang masukannya berasal dari pengalaman di dunia balap berbagai belahan dunia,” tutur Marketing Director TAM, Bansar Maduma.
Sentuhan Motorsport Bikin Pengendalian Makin Presisi
Salah satu pembaruan utama hadir pada desain setir baru eksklusif GR. Toyota kini menggunakan diameter kemudi yang lebih kecil dengan desain grip yang lebih ergonomis.
Namun terasa natural di telapak tangan agar pengemudi dapat mempertahankan kontrol lebih optimal, terutama saat bermanuver cepat. Sekilas desainnya nampak sederhana.

Ubahan kecil seperti ini di dunia performa dapat mengubah keseluruhan rasa berkendara. Pebalap sering kali harus menjaga posisi tangan tetap stabil sambil melakukan koreksi cepat dalam kecepatan tinggi.
Karena itu, desain setir lama dianggap masih bisa dibuat lebih optimal. Respons kemudi terasa lebih hidup tanpa membuat pengemudi cepat lelah.
Posisi handbrake juga ikut direvisi berdasarkan pengalaman di ajang WRC, dimana letaknya dibuat lebih dekat ke kemudi dengan posisi lebih tegak sehingga pengoperasian terasa lebih cepat dan praktis saat dibutuhkan.
Toyota juga menambahkan fitur seat heater dan steering heater guna meningkatkan kenyamanan pengemudi, terutama saat berkendara dalam kondisi cuaca tertentu.
Peningkatan lain dilakukan pada Electric Power Steering (EPS). Toyota melakukan revisi software dan beberapa komponen pendukung agar sistem kemudi tetap bekerja optimal meski menerima beban tinggi saat mobil dipacu secara agresif.
Hasilnya, karakter setir tetap terasa responsif ketika digunakan di lintasan, namun tetap halus dan nyaman saat dipakai berkendara harian di area perkotaan.

Sektor kaki-kaki juga tidak luput dari perhatian. Toyota menghadirkan pengembangan ban baru melalui serangkaian pengujian intensif untuk menjaga performa maksimal di berbagai kondisi jalan.
Perubahan dilakukan pada pola tapak, struktur internal, hingga penggunaan kompon karet baru yang diklaim mampu meningkatkan grip dan stabilitas kendaraan secara signifikan.
Pengaturan karakter peredaman shock absorber depan dan belakang juga ikut dioptimalkan demi memaksimalkan performa ban. Hasilnya mobil lebih stabil, presisi dan terasa lebih percaya diri saat dipacu cepat.
Marketing Director TAM, Hiroyuki Oide menuturkan, berbagai penyempurnaan ini membuat GR Yaris mampu menghadirkan sensasi berkendara lebih agresif tapi tetap nyaman dikendalikan.
Disebutkan, masukan berbagai pihak, baik pebalap maupun GR Yaris enthusiast, membuka peluang bagi GR meningkatkan stability dan handling agar lebih gesit dan sanggup mengikuti kemauan pengemudi.
“Peningkatan ini sejalan dengan prestasi GR Yaris Rally2 yang mendominasi seri pembuka kejurnas sprint rally dan kejurnas rally tahun ini,” pungkasnya. [dpid/TH]

