DAPURPACUID – Toyota kembali menunjukkan kemampuan salah satu lini model hybrid miliknya melalui tuntasnya ekspedisi Veloz Hybrid EV Lintas Nusa 2.0: Jelajah Sulawesi.
Berakhir di Kota Manado, perjalanan tersebut berlangsung selama 39 hari, pasca melintasi seluruh wilayah Pulau Sulawesi dengan total jarak lebih dari 6.500 kilometer.
Ekspedisi dengan mengendarai satu unit New Veloz Hybrid EV Q TSS Modellista ini bermula dari Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, pada 7 Juni dan berakhir di Manado pada pertengahan Juli.
Ekspedisi ini jadi bagian upaya Toyota memperkenalkan manfaat teknologi Hybrid Electric Vehicle (HEV) kepada masyarakat, sekaligus membuktikan kendaraan elektrifikasi dapat diandalkan untuk berbagai kondisi jalan di Indonesia.
Rute yang dilalui mencakup seluruh enam provinsi di Sulawesi dengan karakter jalan beragam, mulai dari jalan antarprovinsi, kawasan pegunungan, pesisir pantai, jalan pedesaan, jalur off-road, hingga pusat kota dengan lalu lintas padat.
Beberapa etape bahkan memiliki jarak tempuh lebih dari 1.000 kilometer, sehingga menjadi pengujian nyata terhadap performa pada Veloz Hybrid EV.

Marketing Director PT Toyota-Astra Motor, Bansar Maduma menuturkan, perjalanan sebulan lebih ini menjadi sarana pengetesan dan pembuktian performa, efisiensi, kenyamanan, serta keandalan Veloz Hybrid EV di wilayah timur Indonesia yang dikenal dengan jalur menantang.
“Lebih dari itu, ekspedisi ini juga menunjukkan kuatnya dukungan ekosistem Toyota dalam menemani mobilitas masyarakat di berbagai daerah,” imbuhnya dalam siaran resmi.
“Sekaligus menjadi salah satu bentuk komitmen ‘Toyota Hybrid EV Untuk Semua’ dalam menunjukkan teknologi ini relevan dalam mendukung beragam kebutuhan mobilitas masyarakat di berbagai wilayah Indonesia,” tandasnya.
‘Zero’ Kendala Teknis Selama Perjalanan
Salah satu hasil yang menjadi sorotan dalam ekspedisi ini yaitu kemampuan Veloz Hybrid EV menyelesaikan perjalanan panjang tanpa mengalami gangguan teknis.
Disebutkan MPV ini mampu mempertahankan performa secara konsisten meski harus menghadapi perubahan kontur jalan, cuaca, hingga kondisi medan yang berbeda-beda.
Hal tersebut menjadi pembuktian terhadap aspek Quality, Durability, dan Reliability (QDR) yang selama ini menjadi salah satu fokus pengembangan kendaraan Toyota.

Selama penjelajahan, sistem hybrid pada Veloz Hybrid EV juga menunjukkan keunggulannya, dimana teknologi self-charging hybrid memungkinkan baterai terisi secara otomatis saat kendaraan digunakan.
Sehingga pengemudi tak perlu mencari fasilitas pengisian daya seperti pada mobil listrik berbasis baterai. Keunggulan ini dinilai memberikan fleksibilitas lebih.
Terutama ketika kendaraan melintasi daerah yang masih memiliki keterbatasan infrastruktur untuk pengisian daya kendaraan listrik.
Selain efisien dalam penggunaan bahan bakar, kombinasi motor listrik dan mesin bensin juga tetap mampu memberikan tenaga mumpuni saat melintasi tanjakan maupun jalur berliku.
Tujuh tim yang berkendara dalam 7 etape secara estafet, melewati jalur sisi luar Sulawesi: Kendari – Morowali – Palopo – Tanjung Bira – Makassar – Tana Toraja – Polewali Mandar – Mamudju – Palu – Luwuk – Ou – Tolitoli – Gorontalo – Kotamobagu – Manado.
Jalan yang dilewati sangat menantang dimana berupa jalan antar kota antar provinsi. Rutenya pun sangat variatif, melewati alur pegunungan, pesisir pantai, jalan desa, bermain off-road, serta area perkotaan padat.

Beberapa etape terpanjang yang dilewati bahkan menembus jarak lebih dari 1.000 km, yang harus ditempuh dalam waktu kurang dari enam hari.
Kabin Nyaman untuk Perjalanan Jarak Jauh
Pada varian Veloz Hybrid EV Q TSS Modellista yang digunakan seluruh tim selama ekspedisi turut menawarkan kenyamanan bagi seluruh penumpang.
Selain ruang kabin yang lapang, kendaraan ini juga dibekali berbagai fitur modern yang membantu menjaga kenyamanan selama perjalanan lintas provinsi.
Toyota juga tetap menyediakan ban cadangan (spare tire) sebagai perlengkapan standar, sehingga memberikan rasa aman ketika melintasi wilayah yang jauh dari pusat layanan.
Perjalanan lintas Sulawesi juga menjadi gambaran kesiapan layanan purnajual Toyota di berbagai daerah. Saat ini Toyota memiliki lebih dari 360 outlet resmi yang tersebar di seluruh Indonesia.
Jaringan ini didukung fasilitas bengkel lengkap dan teknisi bersertifikat sehingga mampu memberikan layanan bagi kendaraan elektrifikasi maupun kendaraan konvensional.

Keberadaan jaringan tersebut menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung mobilitas pengguna Toyota, termasuk saat melakukan perjalanan jarak jauh.
Melanjutkan Kesuksesan Lintas Nusa Pertama
Ekspedisi di Sulawesi merupakan kelanjutan dari program Veloz Hybrid EV Lintas Nusa yang pertama kali digelar pada akhir tahun lalu hingga awal 2026.
Pada perjalanan sebelumnya, Toyota membawa Veloz Hybrid melintasi Bali, Nusa Tenggara, Jawa, hingga Sumatra dengan total perjalanan sekitar 7.700 kilometer melewati 14 provinsi.
Jika digabungkan, kedua ekspedisi ini telah menghasilkan total jarak tempuh lebih dari 14.200 km, menjadikannya salah satu pengujian penggunaan nyata Veloz Hybrid EV di berbagai wilayah Indonesia.
Bagi masyarakat yang ingin melihat langsung unit yang digunakan dalam ekspedisi ini, Toyota akan menghadirkannya di ajang GIIAS 2026 yang berlangsung pada 30 Juli hingga 9 Agustus 2026.
Unit tersebut akan dipamerkan dengan tampilan khusus yang masih mempertahankan jejak perjalanan selama menjelajahi Pulau Sulawesi. [dpid/TH]















