Lepas L8 Resmi Dijual, Segini Fitur Mewah di Harga Rp589 Juta

DAPURPACUID – Pasca debutnya di ajang GJAW 2025, LEPAS Indonesia resmi memulai penjualan SUV plug-in hybrid (PHEV) terbarunya, yaitu Lepas L8 seharga Rp589 juta OTR Jakarta.

Hadirnya model ‘berstatus’ Premium Spacious SUV tersebut menandai langkah komersial merek LEPAS setelah lebih dulu memperkenalkan identitas brand di Tanah Air.

Termasuk menampilkan world premiere Lepas L8 versi setir kanan di akhir tahun lalu, hingga membangun jaringan diler dan layanan purnajualnya di Indonesia.

Keputusan untuk tidak merombak harga sejak periode pre-booking untuk 100 konsumen pertama saat itu, diyakini merupakan kabar positif bagi calon pemiliknya.

Masyarakat dan calon konsumen dapat mengulik seluruh keunggulan fiturnya serta mengeksplorasi lebih detail tampilannya di ajang GIIAS 2026, yang dimulai pada 30 Juli.

Meski diumumkan pasca debutnya, pihak LEPAS memastikan tidak ada perubahan nilai jual sehingga konsumen tidak perlu khawatir dengan potensi kenaikan harga.

Sekaligus memanfaatkan periode tersebut guna mempersiapkan berbagai aspek pendukung, terutama layanan purnajual agar pengalaman kepemilikan kendaraan dapat berjalan optimal sejak awal penjualan.

Hal ini diamini oleh Vice Country Director LEPAS Indonesia, Temmy Wiradjaja, dimana pihaknya meyakini kendaraan premium bukan hanya tentang teknologi yang dimiliki.

“Namun bagaimana teknologi ini mampu menghadirkan pengalaman berkendara yang lebih nyaman, lebih intuitif, dan lebih menyenangkan,” imbuhnya disela acara, Minggu (26/7) lalu.

Temmy pun menegaskan, salah satu fokus utama perusahaan saat ini adalah memperluas jaringan diler, dimana LEPAS menargetkan memiliki 32 outlet di Indonesia.

Dari jumlah tersebut, sebanyak enam diler resmi telah beroperasi penuh dan siap melayani penjualan maupun layanan purnajual kepada para pemilik mobil Lepas.

Strategi tersebut dinilai penting untuk membangun kepercayaan konsumen, khususnya bagi merek yang masih tergolong baru di pasar otomotif Indonesia.

Ketersediaan jaringan servis dan suku cadang menjadi faktor yang kerap dipertimbangkan calon pembeli sebelum memutuskan membeli kendaraan elektrifikasi.

Selain pengembangan jaringan dealer, kemampuan Lepas mempertahankan harga juga ditopang oleh langkah perusahaan memproduksi L8 secara Completely Knocked Down (CKD) di Indonesia.

Produksi lokal dinilai mampu meningkatkan efisiensi biaya sekaligus menjaga harga jual tetap kompetitif di tengah persaingan pasar kendaraan elektrifikasi yang semakin ketat.

Langkah lokalisasi ini juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang di Indonesia. LEPAS memastikan model Lepas E4 juga akan mengikuti jejak L8 dengan diproduksi secara CKD di dalam negeri.

Sementara model Lepas E6 masih dalam tahap evaluasi untuk diproduksi secara lokal di masa mendatang. SUV ini diagendakan bakal diperkenalkan pada kuartal 4 tahun ini.

Komitmen memperluas produksi dalam negeri menunjukkan LEPAS tak hanya fokus pada penjualan, juga ingin memperkuat investasi serta memperbesar kontribusinya terhadap industri otomotif nasional.

Dengan harga yang tetap berada di angka Rp589 juta OTR Jakarta, dukungan produksi lokal, serta ekspansi jaringan diler yang terus berjalan, LEPAS berupaya meningkatkan daya saing L8 PHEV di segmennya.

Kombinasi strategi ini diharapkan mampu memperkuat kepercayaan konsumen sekaligus menjadi fondasi bagi ekspansi model-model elektrifikasi Lepas berikutnya di Indonesia. [dpid/TH]