Bukan Teknisi Biasa, WMS Sabet Juara 2 AHM-TSC 2026

DAPURPACUID – Perwakilan teknisi PT Wahana Makmur Sejati (WMS) berhasil memboyong gelar juara pada ajang Astra Honda Motor Technical Skill Contest (AHM-TSC) 2026.

Dari tiga kategori yang dilombakan, perwakilan WMS yakni Trubus berhasil merebut juara kedua Teknisi Big Bike di putaran final yang dihelat di Astra Honda Safety Riding & Training Center (AHSRTC), Deltamas, Cikarang, 20–24 Juli lalu.

Capaian ini tak hanya menjadi tambahan prestasi bagi WMS, juga memperlihatkan proses pembinaan teknisi yang dilakukan secara konsisten mampu menghasilkan SDM yang kompetitif di level nasional.

Hal ini ditegaskan oleh Head of TSD WMS, Benedictus F. Maharanto, yang mengatakan kompetensi teknisi dan service advisor jadi fondasi utama dalam menghadirkan layanan purna jual berkualitas.

Karena itu, lanjut dia, WMS terus memperkuat pengembangan SDM lewat berbagai program pelatihan, sertifikasi, dan peningkatan kompetensi secara berkelanjutan sesuai standar Honda.

“Keikutsertaan dalam AHM-TSC 2026 juga menjadi bagian dari proses pembelajaran, sekaligus tolok ukur atas kualitas SDM yang kami miliki,” imbuhnya dalam siaran resmi.

Kemampuan teknisi menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kualitas layanan purna jual sepeda motor. Hal inilah yang menjadi perhatian penting dari Wahana Honda.

Seorang teknisi bukan hanya dituntut mampu melakukan perawatan hingga perbaikan unit, tapii juga harus mengikuti perkembangan teknologi kendaraan yang semakin kompleks.

Pengembangan kualitas teknisi terus dilakukan WMS di seluruh jaringan AHASS wilayah Jakarta dan Tangerang, dalam membangun kualitas sumber daya manusia terbaik.

Pembinaan dilakukan secara berkelanjutan melalui pelatihan, sertifikasi, evaluasi, hingga kompetisi untuk mengukur sejauh mana kemampuannya menerapkan standar layanan Honda.

Memasuki penyelenggaraan ke-30, AHM-TSC jadi salah satu tolok ukur kemampuan teknisi dan service advisor dari jaringan Honda di berbagai wilayah Indonesia.

Tidak terkecuali bagi perwakilan Wahana Honda. Untuk mencapai kompetisi tingkat nasional, perjalanan peserta tidak berlangsung singkat.

WMS terlebih dahulu menggelar seleksi regional pada April hingga Mei 2026. Sekitar 900 kontestan mengikuti proses penilaian untuk menguji kemampuan teknis maupun pelayanan.

Seleksi berlanjut melalui AHASS Qualification yang melibatkan 60 teknisi dan 30 service advisor. Dari proses berjenjang ini, peserta terbaik dipilih guna mewakili wilayah masing-masing di tingkat nasional.

Skala persaingannya pun cukup besar. Dalam rangkaian AHM-TSC 2026, PT Astra Honda Motor melibatkan lebih dari 9.700 teknisi dan 2.500 service advisor dari sekitar 3.657 jaringan AHASS di Indonesia.

Artinya, mereka yang berhasil mencapai babak ini merupakan SDM yang telah melewati proses seleksi berlapis. Kompetisi melombakan tiga kategori, yakni Teknisi Pit Reguler, Service Advisor, dan Teknisi Big Bike.

Bagi konsumen, kualitas teknisi memiliki kaitan langsung dengan pengalaman pasca pembelian. Semakin baik kemampuan teknisi, besar pula peluang kendaraan mendapatkan penanganan sesuai prosedur dan standar yang ditetapkan.

Karena itu, kompetisi seperti AHM-TSC tidak sebatas mencari teknisi terbaik. Ajang ini juga menjadi sarana untuk menguji kesiapan tenaga teknis menghadapi berbagai karakter kendaraan dan perkembangan teknologi sepeda motor Honda.

WMS sendiri terus mendorong teknisi di jaringan AHASS agar tidak berhenti pada pencapaian yang telah diraih. Pengembangan kompetensi dipandang sebagai proses berkelanjutan sehingga kualitas layanan tetap dapat mengikuti kebutuhan konsumen.

Benedictus mengapresiasi hasil yang diraih Trubus di ajang ini. Pencapaian ini hasil dari dedikasi, kerja keras, dan semangat untuk terus belajar dalam mengembangkan kompetensi.

“Harapannya, keberhasilan ini dapat menjadi inspirasi sekaligus role model bagi seluruh teknisi Big Bike di jaringan AHASS area kami terus meningkatkan kemampuan, memberikan layanan terbaik, serta menumbuhkan semangat berprestasi di tingkat nasional,” tandasnya.

Dengan raihan Juara 2 Nasional kategori Teknisi Big Bike, WMS kembali menunjukkan bahwa investasi terhadap kompetensi SDM memiliki peran penting dalam membangun layanan purna jual.

Prestasi Trubus sekaligus menjadi dorongan bagi teknisi AHASS lainnya untuk terus meningkatkan kemampuan, sehingga standar pelayanan Honda dapat dipertahankan dan dikembangkan dari waktu ke waktu. [dpid/TH]

Juara 1: Dedy Forqan – PT Trio Motor
Juara 2: Trubus – PT Wahana Makmur Sejati
Juara 3: Laurentius Pasaribu – PT Indako Trading Coy