DAPURPACUID – Mengganti oli mesin secara berkala menjadi salah satu perawatan dasar yang tidak boleh dilewatkan oleh para pemilik sepeda motor jenis apapun.
Namun, metode ini sebenarnya tidak berhenti pasca oli lama dikeluarkan dan diganti dengan yang baru. Ada komponen lain yang juga perlu diperhatikan, salah satunya saringan oli atau oil screen.
Komponen ini berfungsi membantu menyaring kotoran maupun partikel yang terdapat di dalam sistem pelumasan sebelum oli bersirkulasi ke bagian-bagian mesin.
Seiring pemakaian, penyaring bisa menjadi tempat berkumpulnya kotoran atau partikel hasil gesekan komponen. Karena itu, kebersihan saringan oli jadi bagian dari pemeriksaan sistem pelumasan.
Jika kotoran menumpuk dan menghambat aliran, sirkulasi oli berpotensi terganggu. Kondisi ini tentu tidak ideal karena mesin membutuhkan pasokan pelumas yang memadai selama bekerja.
Gejala yang dirasakan pengendara saat kondisi mesin mulai tidak optimal bisa beragam. Suara mesin terasa lebih kasar, temperatur mesin naik, atau performa yang tidak sehalus biasanya dapat menjadi alasan untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut.
Meski begitu, gejala ini tidak selalu berarti saringan oli jadi penyebab utamanya. Pemeriksaan secara menyeluruh tetap diperlukan guna mengetahui sumber masalah sebenarnya.
Saat melakukan penggantian oli, pemilik sebaiknya tak hanya fokus pada interval penggantian saja. Kondisi komponen pendukung sistem pelumasan juga perlu diperiksa sesuai prosedur dan rekomendasi perawatan kendaraan.

Untuk motor Honda, pemeriksaan dan pembersihan saringan oli dapat dilakukan bersamaan dengan servis berkala di bengkel resmi AHASS. Mekanik dapat mengecek kondisi komponennya, sekaligus memastikan sistem pelumasan bekerja dengan baik.
Perawatan seperti ini menjadi semakin penting bagi motor yang digunakan setiap hari dengan jarak tempuh cukup tinggi. Aktivitas berkendara dalam kondisi lalu lintas padat membuat mesin bekerja berulang kali dalam waktu yang panjang.
Sehingga pemeriksaan berkala menjadi bagian penting untuk menjaga kondisinya. Pemilik juga sebaiknya tidak asal membersihkan atau membongkar komponen mesin tanpa memahami prosedurnya.
Kesalahan saat membuka maupun memasang kembali komponen dapat menimbulkan masalah baru. Karena itu, pengerjaan oleh mekanik yang memahami standar perawatan kendaraan menjadi pilihan yang lebih aman.
Selain melakukan pemeriksaan, pemilik motor Honda bisa memanfaatkan layanan Booking Service lewat aplikasi WANDA. Dengan menentukan jadwal terlebih dahulu, kunjungan ke AHASS dapat dilakukan dengan lebih terencana.
Pada intinya, mengganti oli mesin tepat waktu memang penting. Meski begitu jangan menganggap perawatan mesin selesai hanya karena pelumas sudah diganti.
Kondisi saringan oli dan komponen sistem pelumasan lainnya juga perlu mendapat perhatian. Dengan pemeriksaan rutin dan perawatan sesuai rekomendasi, potensi gangguan pada mesin dapat diketahui lebih awal.
Langkah sederhana ini bisa membantu menjaga performa motor tetap optimal, sekaligus mencegah kerusakan yang membutuhkan biaya perbaikan lebih besar di kemudian hari. [dpid/TH]















