Wuling Raih Penghargaan KESGI Award 2026, Berkat Baterai EV Dirakit Lokal

DAPURPACUID – Wuling Motors kembali memperoleh apresiasi atas kiprahnya dalam pengembangan kendaraan listrik di Indonesia, yang kali ini lewat Katadata ESG Insight (KESGI) Award 2026.

Melalui penghargaan Inisiatif Produksi EV Nasional pada kategori Transportasi dan Logistik, apresiasi yang diterima berkaitan dengan langkah Wuling Motors memperkuat produksi kendaraan elektrifikasi.

Komitmen ini dibuktikan lewat peningkatan aktivitas manufaktur dalam negeri. Salah satu yang menjadi sorotan yakni perakitan baterai kendaraan listrik dan plug-in hybrid (PHEV) secara lokal.

Marketing Director Wuling Motors, Ricky Christian memberikan apresiasinya atas penghargaan yang diberikan kepada Wuling Motors melalui KESGI Award 2026.

Dengan diraihnya penghargaan ini menjadi motivasi bagi Wuling untuk terus memperkuat kontribusi terhadap perkembangan ekosistem kendaraan elektrifikasi di Indonesia.

“Melalui lokalisasi perakitan baterai, Wuling berkomitmen untuk terus meningkatkan TKDN dan mendukung pertumbuhan industri kendaraan elektrifikasi di Indonesia,” imbuhnya dalam siaran resmi, Jumat (18/9).

Penghargaan diberikan dalam rangkaian Katadata Sustainability Action for the Future Economy (SAFE) 2026, yang mengangkat tema The Green Changer di Jakarta, pada 17 September 2026.

Fasilitas manufaktur Wuling Motors di Cikarang, Jawa Barat, kini tak hanya mendukung aktivitas produksi kendaraan, namun juga digunakan untuk perakitan baterai EV dan PHEV.

Langkah lokalisasi ini juga berkaitan dengan peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Wuling menyebut seluruh lini kendaraan yang dipasarkan saat ini telah menembus di atas 40 persen.

Penggunaan baterai hasil perakitan lokal diterapkan di sejumlah kendaraan elektrifikasi Wuling. Portofolio ini mencakup beberapa model dengan karakter dan kebutuhan penggunaan berbeda.

Di segmen mobil listrik perkotaan, Wuling memiliki Aira EV yang ditujukan menunjang mobilitas harian. Sementara BinguoEV mengusung konsep kendaraan listrik dengan tampilan yang menjadi salah satu daya tarik utamanya.

Sedangkan Darion mengisi kebutuhan mobilitas keluarga melalui format MPV dengan pilihan teknologi elektrifikasi. Bagi yang mengutamakan kenyamanan, Cloud EV dengan kabin yang dirancang untuk memberikan ruang lebih lega.

Wuling juga menghadirkan pilihan kendaraan keluarga melalui Darion EV dan PHEV serta Eksion EV dan PHEV. Eksion hadir sebagai SUV tujuh penumpang, sedangkan Darion mengisi kebutuhan mobilitas keluarga melalui format MPV dengan pilihan teknologi elektrifikasi.

Adapun kebutuhan kendaraan usaha mendapat perhatian melalui Mitra EV, kendaraan komersial listrik yang dirancang untuk mendukung aktivitas produktif.

Dengan begitu, baterai hasil perakitan lokal ini digunakan pada enam model kendaraan elektrifikasi Wuling. Kebijakan ini sekaligus jadi bagian dari upaya perusahaan meningkatkan nilai tambah produksi kendaraan di Indonesia.

Bagi Wuling, penghargaan positif ini menambah catatan atas langkah perusahaan dalam membangun aktivitas produksi kendaraan elektrifikasi di Indonesia.

Lokalisasi perakitan baterai menjadi salah satu upaya yang dilakukan seiring berkembangnya kebutuhan terhadap kendaraan listrik dan teknologi elektrifikasi di pasar nasional.

Ke depan, Wuling menyatakan akan terus mengembangkan produk beserta layanan di Indonesia dengan pendekatan Good Product, Good Quality, dan Good Service.

Strategi tersebut berjalan beriringan dengan upaya perusahaan memperluas kontribusinya terhadap industri kendaraan elektrifikasi nasional. [dpid/TH]