DAPURPACU – Gelaran Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di akhir pekan ini menghadirkan pengalaman di luar lintasan melalui Enduro Mandalika Experience 2026.
Program yang digagas Pertamina Lubricants bersama PT Pertamina ini memadukan edukasi motorsport, pelestarian budaya lokal, kegiatan sosial, hingga pengembangan keterampilan generasi muda.
Salah satu daya tariknya yaitu Pertamina MotoGP Experience Gallery yang menampilkan perjalanan Pertamina di dunia balap serta berbagai memorabilia Pertamina Enduro VR46 Racing Team.
Berkolaborasi dengan Museum Negeri NTB, galeri tersebut turut menghadirkan lukisan, wayang, dan kain tenun Lombok dalam kurasi bertema Speed, Energy and Connection.

Pengunjung juga berkesempatan mengikuti lelang amal Humanity for Racing 2026. Sebanyak 10 memorabilia disiapkan, termasuk sepatu balap Franco Morbidelli, visor Fabio Di Giannantonio, dan knee pad.
Termasuk perlengkapan tim dan topi bertema Garuda yang telah ditandatangani pebalap. Seluruh hasil lelang akan disalurkan untuk mendukung program sosial ITDC dan MGPA.
Tak hanya menyasar pecinta balap, Enduro Mandalika Experience 2026 juga membuka kesempatan belajar bagi tiga siswa SMK pemenang Enduro Skill Contest 2026 kategori mekanik.
Kontes nasional bagi siswa SMK binaan Pertamina Lubricants ini berlangsung di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Bandung, 30 September–1 Oktober 2026 lalu.
Para pemenang mendapatkan kesempatan mengunjungi paddock Pertamina Enduro VR46 Racing Team untuk mengenal lingkungan kerja tim balap profesional secara langsung.

Corporate Secretary Pertamina Lubricants, Rika Gresia Wahyudi meyakini pengembangan kompetensi generasi muda jadi bagian penting dalam mendorong kemajuan industri otomotif Indonesia.
Menurutnya, melalui ajang ini pihaknya memberi kesempatan kepada para pemenang di tingkat nasional untuk belajar langsung di ajang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026.
“Kami berharap pengalaman ini dapat memperluas wawasan siswa tentang perkembangan otomotif global dan menginspirasi untuk terus mengembangkan kompetensi dan mengejar cita-cita,” imbuh Rika.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Pertamina Lubricants memperluas kehadiran motorsport sebagai sarana edukasi, apresiasi budaya, dan kepedulian sosial.
Program ini juga menjadi upaya menghubungkan antusiasme penggemar balap dengan pengembangan talenta muda yang berpotensi mendukung industri otomotif Indonesia. [dpid/TH]















