DAPURPACUID – Yamaha melakukan penarikan kembali alias recall terhadap sejumlah unit MT-09 dan Tracer 9 yang dilengkapi teknologi transmisi Y-AMT di Jepang dan Finlandia.
Kampanye tersebut diumumkan oleh Yamaha pasca ditemukan potensi kerusakan pada komponen mekanis yang berisiko mengganggu proses perpindahan gigi.
Permasalahan ini berpusat pada poros pemindah gigi (gearshift shaft) yang dinilai berpotensi mengalami kerusakan akibat penggunaan berulang. Jika komponen ini patah, perpindahan gigi dapat terganggu dan lampu peringatan mesin berpotensi menyala.
Pada kondisi terburuk, sistem Y-AMT bisa berhenti bekerja sehingga pengendara kehilangan kemampuan memindahkan gigi. Situasi ini tentu dapat mengganggu perjalanan.
Bahkan membuat motor tidak bisa digunakan sebagaimana mestinya. Berdasarkan informasi dari Badan Urusan Konsumen Jepang (Consumer Affairs Agency), recall ini mencakup 1.289 unit.

Model yang terdampak yaitu MT-09 S, yang merupakan versi untuk pasar Jepang dari MT-09 Y-AMT, serta Tracer 9 GT+ Y-AMT. Unit yang masuk dalam kampanye ini diproduksi pada 10 Juni 2024 – 19 Agustus 2026.
Sebagai langkah perbaikan, Yamaha akan mengganti poros pemindah gigi lama dengan komponen yang telah disempurnakan. Pengumuman recall di Jepang disampaikan pada 29 September lalu.
Sementara di Finlandia mencatat penarikan terhadap 40 unit MT-09 dan Tracer 9 yang dilengkapi Y-AMT. Kampanye dengan kode MC320 dijadwalkan mulai berjalan pada 13 Oktober 2026.
Yamaha Automated Manual Transmission (Y-AMT), teknologi yang memungkinkan pengendara menggunakan transmisi manual tanpa perlu mengoperasikan tuas kopling maupun pedal persneling secara konvensional.
Sistem tersebut mengandalkan kendali elektronik untuk mengatur kopling dan perpindahan gigi, dengan pilihan mode otomatis maupun manual.
Meski menggunakan kontrol elektronik, masalah yang ditemukan kali ini berkaitan dengan kekuatan komponen mekanis, bukan kerusakan pada sistem elektroniknya. [dpid/TH]















