Tekiro dan Direktorat SMK Luncurkan Mechanic Competition 2026

DAPURPACUID – PT Altama Surya Anugerah, distributor resmi merek Tekiro, menggelar lagi kontes vokasi otomotif tingkat nasional, Tekiro Mechanic Competition (TMC) 2026.

Menggandeng Direktorat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI, even ini kembali digagas sebagai upaya akselerasi peningkatan kualitas pendidikan vokasi.

Peluncuran kompetisi yang telah memasuki gelaran ke-5 ini menandai komitmen kuat Tekiro dan pemerintah dalam memperkuat kompetensi siswa SMK, khususnya pada bidang otomotif.

Untuk tahun ini, Tekiro menargetkan peserta lebih dari 100.000 siswa dari 600 SMK di seluruh Indonesia, menjadikannya salah satu kompetisi vokasi terbesar dan paling relevan di Tanah Air.

Dirancang sebagai barometer keterampilan mekanik muda, Tekiro Mechanic Competition tak hanya menjadi ajang adu kemampuan, tapi juga ruang kalibrasi standar industri.

Kompetisi tersebut dikemas tanpa biaya pendaftaran dan menawarkan hadiah ratusan juta rupiah, perlengkapan bengkel profesional, hingga golden ticket masuk perguruan tinggi vokasi.

Ketua Tim Kerja Peserta Didik Direktorat SMK, Adrianus Patiung mengatakan, kolaborasi ini merupakan langkah strategis meningkatkan daya saing lulusan SMK.

“Ajang ini merupakan bukti konkret kolaborasi erat antara Direktorat SMK Kemendikdasmen dengan industri, dalam hal ini Tekiro,” tuturnya dalam siaran resmi, Rabu (3/11).

Menurut Adrianus, pihaknya tak hanya memberi panggung bagi siswa berkompetisi, tapi lebih jauh lagi, ingin mengkalibrasi standar kompetensi siswa agar sesuai dengan kebutuhan industri terkini.

“Kami ingin memastikan standar kompetensi siswa selaras dengan kebutuhan industri modern, sekaligus mengasah hard skill, karakter, dan kesiapan kerja mereka,” jelasnya.

Di sisi lain, Presiden Direktur Altama Surya Anugerah, Oscar Sutjiadi, turut menekankan pentingnya keterlibatan industri dalam pendidikan vokasi Indonesia di era 4.0.

Lewat kompetisi ini, lanjut dia, Tekiro tak hanya menyediakan platform yang menguji keterampilan teknis, tapi menanamkan mentalitas profesional, inovasi dan standar keselamatan kerja tinggi.

“Kami ingin mereka tidak hanya piawai memegang kunci, namun juga cerdas dalam melakukan diagnosa dan solusi dari permasalahan teknis,” tandas Oscar lebih lanjut.

Tahapan Kompetisi

TMC 2026 mengadopsi standar pengujian yang komprehensif, mencakup sistem mesin konvensional, kelistrikan, sistem pengereman hingga diagnosis modern, dengan menggunakan peralatan canggih.

Rangkaian seleksi akan berlangsung ketat, dengan melewati tiga tahapan yaitu:

– Penyisihan Online – 12 Maret 2026
Uji pengetahuan teori otomotif dan pemahaman perkakas (tools) berbasis digital.

– Semifinal Offline – 25 April 2026
Peserta terbaik mengikuti uji praktik di Jakarta menggunakan peralatan dari Planet Ban dan standar bengkel internasional B-Quik.

– Final Offline – 26 April 2026
Penilaian presentasi teknis dan troubleshooting lanjutan di kantor Altama Surya Anugerah, di Bandengan, Jakarta Utara.

Nantinya, para pemenang TMC 2025 akan membawa pulang berbagai penghargaan dan hadiah prestisius, seperti:

– Kesempatan karir di jaringan bengkel internasional B-Quik.
– Golden ticket masuk Politeknik Negeri Semarang atau Politeknik ATMI Cikarang.
– Hadiah materi berupa piala bergilir, trofi, sertifikat, uang tunai puluhan juta rupiah, dan set perkakas profesional Tekiro.
– Dana apresiasi sekolah bagi SMK yang lolos semifinal dan final.

Gelaran tahun ini mendapat dukungan berbagai mitra strategis, antara lain B-Quik, Planet Ban, Oli X-Ten, Seiken, Rexco Multipurpose Lubricant, Ryu Powertools, hingga Politeknik ATMI Cikarang dan Politeknik Negeri Semarang.

Kehadiran para mitra ini memperkuat standar kompetisi, memastikan siswa SMK mendapatkan pengalaman realistis sesuai kebutuhan industri otomotif terkini. [dpid/TH]

Previous articleHonda Rombak Total Vario 125, Lebih Sporti, Lebih Canggih, Harga Mulai Rp 24 Jutaan
Next articleFirst Impression Jetour T2: SUV Tangguh, Rasa Premium