CustoMAXi Yamaha 2025 Tuntas, Modifikasi Premium Jadi Sorotan

DAPURPACUID – Puncak CustoMAXi Yamaha 2025 resmi berakhir bersamaan dengan Yamaha Rev Festival 2025, menyuguhkan modifikasi premium yang mencuri perhatian publik otomotif Tanah Air.

Berlangsung di Senayan Park Mall, Jakarta Selatan, akhir pekan lalu, ajang ini menjadi panggung unjuk kreativitas modifikator terbaik dari berbagai daerah.

Tidak sekadar kontes, Grand Final CustoMAXi Yamaha tampil sebagai magnet yang mempertemukan gaya hidup, inovasi, serta karakter para pengguna MAXi Yamaha.

Sebanyak 48 finalis terpilih dari enam kota yaitu Semarang, Makassar, Bandung, Jakarta, Banda Aceh, hingga Balikpapan, kembali bertarung di fase pamungkas.

Mereka membawa karya terbaik hasil seleksi ketat tingkat regional, untuk memperebutkan gelar tertinggi di ajang modifikasi bergengsi ini, yaitu The King of MAXi 2025.

Kontes modifikasi CustoMAXi Yamaha 2025 sendiri untuk menegaskan konsistensinya sebagai ruang ekspresi modifikator sejak pertama kali digelar pada 2018 silam.

Baca juga:  MAXI Tour Boemi Nusantara 2026 Dimulai, Toba Jadi Etape Perdana

Lebih dari sekadar adu konsep visual, ajang ini juga menjadi representasi gaya hidup premium, prestise dan anti-mainstream, yang melekat pada pengguna MAXi Yamaha.

Hal ini ditegaskan oleh Manager PR, YRA, & Community PT Yamaha Indonesia Motor Mfg, Rifki Maulana, kompetisi ini bukan hanya sebagai wadah kreativitas para pengguna MAXi Yamaha.

“Namun juga bentuk komitmen kami untuk menjawab kebutuhan lifestyle pengguna MAXi. Total biaya modifikasi seluruh motor kontestan bahkan ditaksir mencapai Rp7 miliar,” imbuhnya.

“Sekali lagi, terima kasih untuk seluruh partisipasi dari para kontestan dan sampai jumpa di perhelatan berikutnya, salam Full Gaspoll,” tandas Rifki dalam siaran resminya.

Seperti diketahui, di babak final, para peserta dari enam kota tersebut menampilkan berbagai line-up MAXi Yamaha seperti Nmax ‘TURBO’, Aerox Alpha, Xmax, hingga Lexi.

Seperti pada tahapan regional, kompetisi tetap terbagi dalam dua kelas utama, yakni Street MAXi dan Super MAXi, dimana engan karakter modifikasi yang berbeda.

Baca juga:  MAXI Tour Boemi Nusantara 2026: Jelajah Indonesia Berkelas

Tak hanya mencari The King of MAXi, Yamaha juga menghadirkan 24 kategori penghargaan bergengsi, mulai dari Most Favorite Modification, Best Video Content Creation, hingga Most Shocking MAXi.

Tantangan makin kompleks karena tiap finalis wajib mempresentasikan konsep modifikasi langsung di hadapan juri, termasuk teknologi motorized, airbrush detail, voice command, hingga penggunaan sparepart CNC presisi.

Gelar The King of MAXi 2025 akhirnya jatuh kepada Ingreath Sitepu bersama tim asal Medan, dimana Xmax garapannya sukses mencuri perhatian juri berkat detail premium dan konsep modifikasi yang matang.

“Ini pengalaman pertama kami mengikuti CustoMAXi Yamaha dan sangat tidak menyangka bisa langsung menjadi The King of MAXi 2025. Modifikasi XMAX ini kami kerjakan sekitar satu bulan, terinspirasi dari desain helm ikonik dengan dominasi part CNC,” ungkap Ingrid.

Keistimewaan motor ini semakin kuat lewat detail eksklusif, termasuk emblem Yamaha berbahan emas 18 karat yang menegaskan karakter premium. Ingrid berharap ajang CustoMAXi Yamaha terus berlanjut sebagai wadah berkarya bagi modifikator Indonesia. [dpid/TH]

Previous articleToyota Siaga 24 Jam Nataru 2025, Siap Kawal Konsumen Liburan
Next articleALVA, Grab dan AIZEN Dorong Ride-Hailing Listrik di Indonesia