Wahana Edukasi 17.327 Warga Lewat #Cari_aman Sepanjang 2025

DAPURPACUID – Tim Safety Riding Promotion (SRP) PT Wahana Makmur Sejati (WMS) mencatat 17.327 masyarakat teredukasi keselamatan berkendara sepeda motor sepanjang 2025.

Melalui kampanye #Cari_aman, program Safety Riding Promotion menjadi garda depan edukasi publik guna menekan risiko kecelakaan, khususnya pengendara sepeda motor.

Pendekatan edukasi dilakukan terstruktur dan menyasar lintas segmen, dari usia dini hingga profesional. Strategi ini memastikan pesan keselamatan diterima efektif dan berdampak langsung pada perilaku berkendara harian.

Sepanjang Januari hingga Desember 2025, edukasi tersebut menjangkau Taman Kanak-kanak, sekolah, universitas, perusahaan, komunitas Honda, hingga instansi pemerintah.

Head of Safety Riding Promotion WMS, Agus Sani mengatakan, edukasi safety riding diberikan untuk membentuk pola pikir dan perilaku berkendara aman sejak dini.

“Tujuannya bukan sekadar memahami teori, tapi bagaimana peserta mampu menerapkan prinsip keselamatan berkendara dalam aktivitas sehari-hari, sehingga risiko kecelakaan dapat diminimalkan,” imbuhnya.

Baca juga:  Kartini Ride Bandung, Cara DAM Kampanyekan #Cari_Aman

Materi yang disampaikan disesuaikan dengan karakter peserta agar mudah dipahami dan aplikatif di jalan. Kampanye #Cari_aman menekankan pentingnya kesadaran, sikap, dan keterampilan berkendara yang bertanggung jawab.

Oleh karena itu, WMS mengajak masyarakat untuk tidak sekadar patuh aturan, namun juga mampu mengelola risiko dan mengambil keputusan aman saat berkendara.

Materi edukasi disusun komprehensif, mulai dari pemahaman rambu lalu lintas, etika berkendara, hingga teknik aman sesuai kondisi jalan. Peserta pun dibekali kemampuan antisipasi bahaya dan pengambilan keputusan pada situasi krusial.

Selain aspek teknis, edukasi menyoroti manajemen risiko berkendara—membaca potensi bahaya, menjaga jarak aman, mengatur kecepatan, serta memastikan kesiapan fisik dan mental sebelum berkendara.

Dengan meningkatnya kesadaran dan keterampilan, diharapkan angka kecelakaan, terutama yang melibatkan sepeda motor, dapat ditekan signifikan melalui kolaborasi seluruh elemen masyarakat.

Sebagai komitmen jangka panjang, WMS telah mengoperasikan Safety Riding Center sejak 2012. Fasilitas ini berlokasi di Gedung Training Center, Jalan Jenderal Gatot Subroto KM 8, Jatake, Jatiuwung, Kota Tangerang, Banten.

Baca juga:  Reset Indikator Oli Honda Stylo 160, Cuma Butuh 3 Detik!

Safety Riding Center WMS berdiri di atas lahan sekitar 5.400 m2, dilengkapi lintasan praktik berstandar keselamatan, ruang teori, serta unit motor praktik tipe matik dan manual.

Kombinasi teori dan praktik memastikan pembelajaran menyeluruh dan efektif. Masyarakat yang ingin mengikuti pelatihan dapat mendaftar melalui tautan resmi linktr.ee/safetyridingcenterwms, atau mengirim permohonan ke srpwms@gmail.com.

Head of Technical Service Department PT WMS, Benedictus F. Maharanto mengimbau seluruh pengguna sepeda motor untuk selalu mengutamakan keselamatan dalam setiap perjalanannya.

“Mulai dari mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan berkendara yang lengkap, hingga menerapkan prinsip #Cari_aman sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari,” tandasnya.

Lewat konsistensi tersebut WMS optimistis dapat berkontribusi membangun budaya berkendara yang aman dan bertanggung jawab demi terwujudnya Safety Indonesia. [dpid/TH]

Previous articleKenny Lee Resmi Nahkodai Hyundai Indonesia Mulai 2026
Next articleHino Kokoh di Puncak Pasar Medium Duty Truck, Kuasai 56% Pangsa Pasar Selama 25 Tahun