Honda Prelude Diserbu Konsumen, Inden Sampai Tahun Depan

DAPURPACUID – Antusiasme konsumen Indonesia terhadap Honda Prelude ternyata jauh lebih besar dari perkiraan yang telah dicanangkan oleh PT Honda Prospect Motor (HPM).

Bagaimana tidak, sejak sedan sport coupe legendaris ini resmi dihadirkan di Indonesia, langsung diburu para pecinta otomotif. Bahkan sejak pemesanan dibuka.

Tingginya permintaan ini bahkan membuat Honda harus meminta tambahan kuota unit langsung dari Jepang. Hal ini dipertegas oleh Direktur Sales & Marketing HPM, Yusak Billy.

Dia mengakui, pada awalnya Indonesia hanya mendapatkan alokasi terbatas yaitu hanya 100 unit untuk tahun ini. Karena jumlahnya terus meningkat, pihaknya kembali mengajukan tambahan unit ke prinsipal di Jepang.

“Permintaan tersebut membuahkan hasil. Honda mendapat tambahan 50 unit, sehingga total kuota Honda Prelude untuk Indonesia tahun ini menjadi 150 unit,” kata Billy.

“Meski demikian, angka tersebut masih belum mampu memenuhi seluruh pesanan konsumen yang sudah masuk,” jelasnya disela penyerahan 20 unit Prelude di Jakarta, Sabtu (23/5).

Baca juga:  Honda Resmikan Fasilitas Baru di Bali dan Samarinda

Saat ini total surat pemesanan kendaraan (SPK) Prelude sudah mencapai 287 unit. Artinya, masih ada 137 konsumen yang kemungkinan baru akan menerima mobil mereka tahun depan.

Honda menargetkan seluruh pengiriman 150 unit pertama bisa selesai hingga Oktober 2026. Sementara untuk konsumen yang belum kebagian di tahun ini, HPM mengaku masih terus melakukan koordinasi agar tambahan kuota kembali bisa diberikan dari Jepang.

Warna Merah Jadi Favorit Konsumen

Di balik tingginya minat terhadap Prelude, ada fakta menarik soal pilihan warna dimana merah menjadi yang paling diminati dengan kontribusi mencapai 36 persen dari total pemesanan.

Pilihan berikutnya ditempati putih sebesar 34 persen, lalu biru 20 persen, dan hitam sekitar 5 persen. Honda sendiri saat ini menyediakan empat pilihan warna utama untuk Prelude di pasar Indonesia.

Dominasi warna merah menunjukkan karakter sporty Prelude masih sangat melekat di benak konsumen. Banyak pembeli ingin tampil lebih agresif dan ikonik dengan coupe legendaris tersebut.

Baca juga:  Honda Prelude Hybrid Resmi Diserahkan ke Konsumen Pertama

Dari sisi wilayah pemesanan, kawasan Jabodetabek menjadi pasar terbesar dengan kontribusi 37 persen. Bandung menyusul di posisi kedua sekitar 18 persen, sedangkan Surabaya menyumbang 8 persen.

Menariknya, pemesanan juga datang dari berbagai kota lain di Indonesia, termasuk Bali dan sejumlah daerah di luar kota-kota besar. Hal ini jadi sinyal bahwa daya tarik Honda Prelude tak hanya kuat di metropolitan, tapi juga menjangkau konsumen di berbagai wilayah.

Melihat tingginya antusiasme ini, Honda berharap tambahan suplai dari Jepang bisa kembali diperoleh agar konsumen tidak harus menunggu terlalu lama untuk membawa pulang Prelude. [dpid/TH]

Previous articleSalah Pakai Bisa Bikin Baterai Soak, Simak Tips Wahana Honda