DAPURPACUID – Langkah nyata dalam mendukung kualitas pendidikan vokasi di tanah air kembali ditunjukkan lewat program Wahana Berbagi Ilmu (WBI).
Mengusung semangat Sinergi Bagi Negeri (SBN), PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOM Finance) bersama PT Wahana Makmur Sejati (WMS) menggelar edukasi keselamatan berkendara di SMK Negeri 5 Kabupaten Tangerang.
Ajang ini menjadi ruang pembekalan komprehensif bagi para siswa, khususnya program studi Teknik Sepeda Motor (TSM) Honda, agar tidak hanya cakap secara mekanis tetapi juga adaptif terhadap ekosistem digital dan menjadi pelopor keselamatan jalan raya.
2 Pilar Utama Pembekalan Siswa SMKN 5 Tangerang:
1. Sesi Teori & Praktik Safety Riding
Tim Safety Riding Promotion WMS membongkar tiga akar masalah pemicu kecelakaan di kalangan remaja: kurangnya kepatuhan rambu lalu lintas, minimnya jam terbang, serta hilangnya konsentrasi berkendara.
-
Praktik Langsung: Siswa diajak mendemonstrasikan posisi berkendara yang ideal serta menguji teknik dasar berkendara yang benar menggunakan unit sepeda motor secara langsung di lapangan.
2. Adaptasi Teknologi Digital Industri Otomotif
Siswa diimbau untuk melek terhadap perubahan dinamika industri kendaraan bermotor yang kini bergerak sangat cepat. Kemampuan teknis wajib diimbangi dengan komunikasi yang baik serta ketangkasan beradaptasi dengan teknologi digital sebagai nilai tambah utama di dunia kerja.
“Kami berharap kegiatan ini dapat membuka wawasan siswa SMK agar lebih siap menghadapi perubahan industri. Generasi muda diharapkan menjadi pelopor keselamatan yang menyadari bahwa keselamatan di jalan adalah tanggung jawab bersama,” papar Michael Soekamto, Chief Corporate Affairs Wahana Artha Group (WAG).
Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang pembiayaan kendaraan bermotor, WOM Finance menegaskan bahwa program CSR ini adalah bentuk tanggung jawab moral perusahaan untuk menciptakan budaya tertib di masyarakat.
Erik Tanudjaja selaku Financial Planning & Investor Relations Division Head WOM Finance menambahkan bahwa pengenalan risiko kecelakaan sejak dini berperan penting dalam meminimalkan angka fatalitas di jalan raya. “Keselamatan berkendara itu tidak hanya melindungi diri sendiri, tetapi juga pengguna jalan lainnya,” tutupnya. [dpid/BGS]

