
DAPURPACUID – Libur panjang (long weekend) sering kali dibayangi oleh drama kemacetan parah di jalur luar kota.
Data Jasa Marga mencatat volume kendaraan di Tol Layang MBZ melonjak drastis hingga 125,73% dari hari normal. Di tengah kondisi stop-and-go yang menguras bahan bakar, PT Chery Sales Indonesia menghadirkan lini Chery Super Hybrid (CSH) sebagai solusi mobilitas keluarga yang fleksibel dan super hemat.
Kombinasi motor listrik dan mesin pembakaran internal (hybrid) pada teknologi CSH memungkinkan pengemudi melakukan perjalanan jarak jauh dengan tenang tanpa dihantui rasa cemas akan keterbatasan stasiun pengisian daya publik (charging station).
Simulasi Biaya Energi Lini Chery CSH (per 100 Km):
Berdasarkan simulasi dengan asumsi tarif listrik rumah Rp1.699,53/kWh dan harga BBM RON 92 sebesar Rp12.300/liter, lini Chery CSH mencatatkan angka penghematan operasional yang sangat kompetitif:
-
Chery TIGGO 9 CSH: Estimasi biaya energi hanya sekitar Rp32.683 per 100 km.
-
Chery TIGGO 8 CSH: Estimasi biaya energi berkisar Rp42.208 per 100 km.
-
Chery TIGGO Cross CSH: Estimasi biaya energi berada di angka Rp61.500 per 100 km.

“Kami ingin menghadirkan kendaraan yang tidak hanya efisien untuk harian, tetapi juga nyaman dan fleksibel saat long weekend. Teknologi mobilitas harus mampu mendukung kualitas perjalanan dan kebersamaan keluarga,” ujar Budi Darmawan Jantania, Vice Country Director Chery Business Unit.
Selain keunggulan di sektor efisiensi energi, lini SUV Chery CSH dibekali interior ergonomis, fitur keselamatan berlapis, serta asisten berkendara cerdas untuk meminimalkan kelelahan selama perjalanan panjang.
Sebelum melakukan perjalanan liburan, konsumen sangat disarankan untuk melakukan pengecekan mendasar seperti tekanan ban dan daya baterai. Jika terjadi kendala darurat di tengah jalan, layanan purnajual Chery Family Care siap siaga memberikan dukungan penuh agar perjalanan keluarga tetap aman dan tenang. [dpid/BGS]
