DAPURPACUID – Mobilitas menjadi bagian penting dalam aktivitas para guru, mulai dari berangkat mengajar hingga menjalankan berbagai tugas pendidikan di luar sekolah.
Menyadari peran itu, PT Pertamina Lubricants menghadirkan program yang secara langsung menyentuh kebutuhan para pendidik, lewat layanan ganti oli gratis bagi ribuan guru di Jakarta.
Melalui program ‘Free Oil Day’, sebanyak 2.500 guru yang tergabung dalam Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) DKI Jakarta mendapat layanan ganti oli Pertamina Enduro secara gratis.
Termasuk pemeriksaan sepeda motor untuk mendukung mobilitas mereka sehari-hari. Kegiatan tersebut digelar di Kantor Pusat Pertamina, Jakarta Pusat, Sabtu (6/6) lalu.
Program tersebut tidak hanya menjadi bentuk apresiasi bagi para guru yang selama ini berperan besar dalam mencetak generasi penerus bangsa di Indonesia.

Melainkan juga merupakan wujud upaya mendukung kelancaran mobilitas mereka, melalui kendaraan yang lebih terawat dan siap digunakan setiap hari.
Menariknya, dalam kegiatan ini melibatkan 180 siswa jurusan Teknik Sepeda Motor (TSM) SMK Walang Jaya Jakarta sebagai mekanik dalam pelaksanaan program tersebut.
Para siswa mendapatkan kesempatan untuk terlibat langsung dalam proses servis kendaraan di bawah pengawasan tenaga profesional, sebagai langkah persiapan memasuki dunia kerja.
Pengalaman tersebut juga menjadi bekal berharga untuk mengasah keterampilan teknis sekaligus memahami standar pelayanan yang diterapkan di industri otomotif.
Keterlibatan siswa SMK ini menjadi bagian dari kolaborasi antara Pertamina Lubricants, Hasston Indonesia, SMK Walang Jaya Jakarta, dan PGRI DKI Jakarta.

Program ini dijalankan melalui pendekatan Creating Shared Value (CSV) yang bertujuan menciptakan manfaat bersama bagi masyarakat, dunia pendidikan, dan industri.
Selain memberikan manfaat nyata kepada para guru, program ini juga membuka ruang pembelajaran lebih luas bagi siswa sekolah vokasi agar lebih siap menghadapi dunia kerja sesungguhnya.
Kegiatan Free Oil Day dihadiri sejumlah pejabat dan perwakilan instansi terkait, diantaranya Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Pusat, Denny Ramdhani; Kepala Subkelompok Pengembangan Karir Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Aid Saswita; serta Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, Roberth Marchelino Varieza.
Direktur Utama PTPL, Sigit Pranowo mengatakan, program ini merupakan bentuk penghargaan kepada para guru yang memiliki peran strategis dalam membangun kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Menurutnya, kendaraan prima jadi faktor penting pendukung aktivitas para guru. Karena itu, Pertamina ingin menghadirkan manfaat yang dekat dengan kebutuhan mereka melalui layanan penggantian oli dan perawatan kendaraan.

“Guru memiliki peran penting dalam membentuk generasi masa depan. Kami ingin memberikan apresiasi melalui sesuatu yang dapat mendukung aktivitas sehari-hari,” ujarnya.
Program ini juga mendapatkan respons positif dari para peserta. Salah satu guru SMK Walang Jaya Jakarta, Melva, menilai kegiatan ini tak hanya membantu kebutuhan perawatan kendaraan, tetapi juga memberikan pengalaman yang inspiratif.
Menurutnya, keterlibatan para siswa SMK sebagai mekanik memberi gambaran nyata mengenai kemampuan dan kesiapan generasi muda yang sedang dipersiapkan untuk memasuki dunia kerja.
“Selain membantu perawatan motor, kami juga bisa melihat langsung semangat dan keterampilan para siswa yang nantinya akan menjadi tenaga kerja profesional di masa depan,” tandasnya.
Lebih dari sekadar kegiatan servis kendaraan, Free Oil Day jadi contoh kolaborasi positif antara industri, dunia pendidikan, dan komunitas pendidikan dalam menciptakan dampak sosial yang lebih luas. [dpid/TH]

