ALVA Gelontorkan Rp1 Triliun, Siap Dominasi Motor Listrik

DAPURPACUID – Di tengah pertumbuhan industri kendaraan listrik nasional, ALVA terus memperkuat posisi bukan hanya sebagai produsen, juga sebagai pengembang ekosistem terintegrasi.

Strategi tersebut dijalankan untuk menjawab berbagai tantangan yang selama ini menjadi pertimbangan masyarakat sebelum beralih ke kendaraan listrik.

Perusahaan yang jadi salah satu pionir motor listrik asli Indonesia ‘garapan’ PT Ilectra Motor Group (IMG), bagian dari PT Indika Energy Tbk ini membangun fondasi bisnis dari hulu hingga hilir.

Mulai dari fasilitas produksi, pengembangan teknologi, jaringan pengisian daya, layanan purna jual, hingga skema kepemilikan yang dirancang lebih fleksibel bagi konsumen.

Sejak memulai pengembangannya pada 2022, ALVA telah menginvestasikan lebih dari Rp1 triliun untuk memperkuat seluruh rantai ekosistem kendaraan listrik.

Dana ini digunakan untuk membangun fasilitas manufaktur di Cikarang-Jawa Barat, pengembangan riset dan teknologi (RnD) berbasis kekayaan intelektual lokal.

Termasuk dalam memperluas jaringan ALVA Experience Center yang kini hadir di berbagai kota di Indonesia, sampai saat ini berada di 10 titik.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk menciptakan pengalaman kepemilikan kendaraan listrik yang lebih nyaman dan bebas kekhawatiran bagi konsumen.

Baca juga:  Promo Gila United E-Motor di PRJ, Harga Nyaris 50 Persen!

Dari sisi produksi, pabrik ALVA di Cikarang telah mengantongi sejumlah sertifikasi penting yang menjadi bukti penerapan standar industri modern, seperti ISO 9001:2015 untuk manajemen mutu.

Kemudian ISO 14001:2015 untuk pengelolaan lingkungan, hingga sertifikasi INDI 4.0 dari Kementerian Perindustrian, menunjukkan kesiapan perusahaan dalam mengadopsi teknologi manufaktur modern.

Chief Marketing Officer ALVA, Putu Swaditya Yudha menjelaskan bahwa transisi menuju kendaraan listrik tidak cukup hanya menghadirkan produk yang kompetitif.

Menurutnya, keberhasilan adopsi kendaraan listrik sangat ditentukan oleh kesiapan ekosistem pendukung yang mampu memberikan rasa aman dan kenyamanan kepada pengguna.

“Bagi ALVA, membangun motor listrik tak berhenti pada produk, tapi juga mencakup manufaktur, teknologi, charging, layanan purna jual, hingga model kepemilikan yang memberikan rasa aman bagi konsumen,” imbuhnya.

Sehingga, lanjut Putu, pihaknya berharap kepada konsumen mengandalkan motor listrik ALVA sebagai kendaraan utama, dengan kepemilikan lebih mudah dijangkau masyarakat.

Saat ini, ALVA memiliki beragam lini produk yang menyasar kebutuhan mobilitas harian masyarakat, seperti Alva One, Alva Cervo, dan Alva N3 Next Gen.

Baca juga:  Promo Gila United E-Motor di PRJ, Harga Nyaris 50 Persen!

Sebagai model terbaru, N3 Next Gen menawarkan daya jelajah hingga 140 km dalam sekali pengisian daya. Plus mampu melaju hingga kecepatan maksimum 80 km/jam.

Sehingga menjadikannya cukup ideal penggunaan di perkotaan maupun perjalanan jarak menengah. Keunggulan lainnya yakni teknologi Boost Charge, memungkinkan pengisian daya baterai dari 10 – 50 persen dalam waktu kurang dari 25 menit.

Untuk meningkatkan keamanan berkendara, ALVA juga membekali fitur Hill Start Assist dan Hill Descent Assist, yang membantu saat menghadapi tanjakan maupun turunan sehingga perjalanan terasa lebih aman dan nyaman.

Fokus Perkuat Infrastruktur Pengisian Daya

Selain produk, ALVA juga fokus memperkuat infrastruktur pengisian daya, dimana saat ini jaringan Boost Charge Station telah tersedia lebih dari 350 konektor yang tersebar di berbagai lokasi strategis.

Jumlah ini meningkat signifikan dibandingkan akhir 2025 yang masih berada di kisaran 150 konektor. Jaringan tersebut diperkuat dengan layanan purna jual mumpuni.

Layanan tersebut mencakup customer service, jaringan mitra servis, serta layanan bantuan darurat 24 jam yang siap membantu pengguna kapan pun dibutuhkan.

Baca juga:  Promo Gila United E-Motor di PRJ, Harga Nyaris 50 Persen!

Putu menegaskan, salah satu kunci utama keberhasilan adopsi kendaraan listrik adalah kepercayaan dari konsumen. Karena itu, perusahaan terus berupaya menjawab berbagai kekhawatiran yang sering muncul.

“ALVA terus memperkuat titik-titik yang selama ini jadi perhatian masyarakat, mulai dari jarak tempuh, charging, ketahanan baterai, layanan pasca pembelian, hingga kemudahan kepemilikan,” tandasnya.

Sebagai bentuk komitmen, ALVA memberikan garansi baterai hingga empat tahun untuk model ALVA N3 Next Gen. Plus program BEBAS PAS, memungkinkan pengguna menikmati skema biaya berlangganan mulai Rp125 ribu per bulan, sesuai kebutuhan penggunaan kendaraan.

Strategi membangun ekosistem secara menyeluruh ini menunjukkan hasil positif. Berdasarkan data yang dipaparkan dalam RUPS PT Indika Energy, penjualan motor listrik ALVA tumbuh 52,9 persen secara tahunan.

Penjualan pada 2024 tercatat sebanyak 2.948 unit meningkat menjadi 4.508 unit sepanjang 2025. Kenaikan ini jadi sinyal semakin banyak masyarakat yang mulai percaya terhadap kendaraan listrik dan ekosistem yang dibangun ALVA. [dpid/TH]

Previous articleWahana Honda Uji Teknisi dan Service Advisor Terbaik Regional