DAPURPACUID – Popularitas mobil listrik terus meningkat di Indonesia. Seiring beragam model yang beredar di pasar, perubahan juga terjadi pada cara pemilik kendaraan.
Terutama dalam pengisian daya baterai kendaraan. Kini, pengisian daya listrik kendaraan dari rumah menjadi solusi yang semakin diminati karena praktis sekaligus efisien.
Dapat dikatakan, ini menjadi jalan praktis yang tidak lagi ketergantungan pada Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Sehingga memberikan sisi fleksibilitas lebih bagi masyarakat yang memiliki mobilitas tinggi.
Meningkatnya penggunaan kendaraan listrik pun turut mendorong berkembangnya infrastruktur pendukung, termasuk layanan home charging yang kini semakin mudah diakses.
Bagi sebagian besar pemilik kendaraan listrik, mengisi daya saat kendaraan sedang tidak digunakan menjadi kebiasaan baru yang menawarkan banyak keuntungan.
Pengguna cukup menghubungkan mobil ke perangkat pengisian saat malam hari, kemudian baterai akan terisi penuh ketika kendaraan kembali digunakan keesokan harinya.
Pola tersebut membuat pemilik mobil tidak perlu meluangkan waktu khusus untuk mencari lokasi pengisian daya publik, alias SPKLU.

Selain menghemat waktu, home charging juga memberikan kenyamanan karena proses pengisian dapat dilakukan sesuai jadwal dan kebutuhan masing-masing pengguna.
Hadirkan Layanan Home Charging
Melihat tren tersebut, PLN Icon Plus menghadirkan Home Charging Services (HCS) sebagai solusi bagi masyarakat yang ingin memiliki fasilitas pengisian daya kendaraan listrik di rumah.
Layanan ini menjadi bagian dari upaya mendukung pengembangan ekosistem kendaraan listrik nasional, sekaligus memberikan kemudahan bagi pengguna EV dalam melakukan pengisian daya secara mandiri.
Menurut Direktur Perencanaan dan Pengembangan PLN Icon Plus, Aditya Syarief Darmasetiawan, seluruh proses layanan kini dibuat lebih mudah dan transparan.
“Adanya HCS, kini proses dan seluruh tahapan tersaji lebih transparan dan dapat dipantau langsung melalui aplikasi PLN Mobile yang sudah terintegrasi,” ujar Aditya dalam siaran resminya.
Salah satu keunggulan dari layanan Home Charging Services tersebut yaitu terintegrasi melalui aplikasi PLN Mobile.
Sehingga, pelanggan dapat melakukan pengajuan pemasangan, memantau progres layanan, hingga memperoleh informasi terkait proses instalasi secara lebih mudah tanpa harus datang langsung ke kantor layanan.

Digitalisasi proses ini diharapkan memberikan pengalaman lebih praktis, sekaligus mempercepat pengembangan infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik di lingkungan rumah.
Mendukung Percepatan Ekosistem Kendaraan Listrik
Ketersediaan fasilitas pengisian daya menjadi salah satu faktor penting yang menentukan kenyamanan masyarakat dalam beralih ke kendaraan listrik.
Semakin mudah akses terhadap home charging, semakin besar pula peluang percepatan adopsi kendaraan listrik di Indonesia. Selain memberikan kemudahan bagi pengguna.
Keberadaan layanan seperti Home Charging Services juga mendukung upaya pemerintah dalam membangun ekosistem transportasi yang lebih ramah lingkungan.
Dengan berkembangnya infrastruktur pengisian daya, kepemilikan mobil listrik kini tidak lagi hanya bergantung pada keberadaan SPKLU.
Pengguna dapat menikmati pengalaman berkendara lebih praktis dengan mengisi daya langsung dari rumah, sehingga aktivitas sehari-hari menjadi lebih efisien dan nyaman. [dpid/TH]

