DAPURPACUID – Keselamatan di jalan raya tidak hanya ditentukan oleh kondisi mesin atau kepatuhan pada rambu lalu lintas.
Faktor sederhana yang kerap diabaikan seperti posisi tubuh saat berkendara ternyata memegang peran krusial dalam menjaga fokus, kenyamanan, hingga keselamatan nyawa Anda.
Banyak pengendara tanpa sadar sering duduk membungkuk, menggantungkan kaki, atau mencengkeram setang dengan tegang. Kebiasaan buruk ini memicu tubuh lebih cepat lelah, menurunkan konsentrasi, dan meningkatkan risiko kecelakaan.
Melalui kampanye keselamatan #Cari_Aman, PT Wahana Makmur Sejati (WMS) selaku Main Dealer sepeda motor Honda wilayah Jakarta-Tangerang, membagikan panduan ergonomis untuk mendapatkan posisi berkendara yang ideal:
5 Titik Tubuh yang Wajib Diperhatikan Saat Berkendara
-
Kepala dan Pandangan: Pastikan pandangan selalu lurus ke depan dan memantau kondisi lalu lintas jarak jauh. Hindari terlalu sering menunduk melihat panel instrumen atau jalan di dekat roda agar Anda punya waktu cukup untuk mengantisipasi potensi bahaya.
-
Pundak dan Lengan: Jaga posisi bahu tetap rileks dan tidak tegang untuk meminimalisir letih. Posisikan siku tangan sedikit menekuk (tidak lurus kaku) agar pergerakan tangan lebih fleksibel dan responsif saat bermanuver.
-
Tangan dan Jari: Genggam setang kemudi secara penuh menggunakan seluruh jari demi kendali motor yang optimal. Hilangkan kebiasaan buruk menempelkan jari pada tuas rem secara terus-menerus saat motor melaju, karena berisiko memicu pengereman mendadak yang tidak disengaja.
-
Badan dan Pinggul: Duduklah dengan posisi tegak namun santai. Pastikan pinggul menumpu dengan sempurna di atas jok untuk menjaga keseimbangan. Hindari posisi membungkuk karena akan memberikan tekanan berlebih pada tulang belakang.

-
Lutut dan Kaki: Sesuaikan posisi kaki dengan jenis motor Anda. Untuk pengguna skutik, pastikan kaki berada di dalam dek dan rapat. Bagi pengguna motor bebek atau sport, pastikan kaki bersandar di atas pijakan kaki (footstep). Khusus motor sport, jepit tangki bahan bakar menggunakan lutut secara ringan demi kestabilan ekstra.
Menerapkan posisi berkendara yang ergonomis memastikan otot-otot tubuh bekerja secara optimal sehingga tidak mudah didera kelelahan (fatigue). Ketika fisik berada dalam kondisi prima dan tidak pegal, konsentrasi serta fokus Anda di atas motor otomatis akan terjaga jauh lebih lama.
Budaya aman di jalan raya selalu dimulai dari kebiasaan-kebiasaan kecil yang disiplin. Dengan mempersiapkan posisi duduk yang benar sebelum memutar kunci kontak, Anda telah melakukan langkah preventif terbesar untuk melindungi diri sendiri dan pengguna jalan lainnya. Selalu terapkan prinsip #Cari_Aman di setiap perjalanan. [dpid/BGS]

