DAPURPACUID – Wuling Motors memperkuat kolaborasi dengan Grab Indonesia melalui GrabRentals untuk memperluas pemanfaatan kendaraan listrik dalam layanan transportasi harian.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya pabrikan mobil asal Tiongkok tersebut membangun ekosistem mobilitas rendah emisi yang semakin matang di Indonesia.
Kolaborasi yang ditandai lewat seremoni resmi penyerahan armada di Jakarta beberapa waktu lalu ini bukan sekadar transaksi pembelian kendaraan dalam jumlah besar.
Di balik kerja sama ini tersimpan strategi jangka panjang dalam mempercepat penggunaan kendaraan listrik, sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap teknologi EV melalui layanan transportasi digital.
Melalui kerja sama ini mencerminkan bahwa perkembangan kendaraan listrik di Indonesia sudah memasuki fase baru, yang tidak sepenuhnya ‘milik’ konsumen individu.
Adopsi mobil listrik tersebut kini telah merambah sektor transportasi berbasis aplikasi, dan diyakini menjadi salah satu motor penggerak utamanya.
Dalam kerja sama ini, GrabRentals memilih Wuling New BinguoEV Lite sebagai salah satu armada pendukung operasional. Pilihan tersebut bukan tanpa alasan.
Hatchback listrik Wuling ini menawarkan kombinasi desain kompak, kabin nyaman, serta efisiensi yang sesuai dengan karakter perjalanan khas perkotaan.

President Director of Wuling Motors, Tang Wensheng mengatakan, serah terima kendaraan ini jadi titik awal kolaborasi dari hubungan kemitraan yang terus berkembang antara kedua perusahaan.
Menurutnya kerja sama tersebut lebih dari sekadar transaksi komersial, pembelian kendaraan dalam jumlah besar ini mencerminkan kepercayaan yang kuat.
“Termasuk kesamaan kepentingan, serta visi jangka panjang yang selaras antara Wuling Indonesia dan GrabRentals Indonesia,” imbuh Tang dalam siaran resminya.
“Kami berharap kolaborasi ini dapat membuka peluang kerja sama dalam menghadirkan solusi mobilitas yang inovatif, serta mendukung pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia,” jelasnya.
Wuling BinguoEV Lite dibekali baterai LFP berkapasitas 31,9 kWh yang mampu menempuh jarak hingga 333 km berdasarkan standar CLTC, dan didukung DC fast charging.
Hadirnya komponen ini pengisian daya dari 30 – 80 persen dapat dilakukan dalam waktu sekitar 35 menit. Spesifikasi ini dinilai cukup ideal untuk kendaraan yang digunakan secara intensif sepanjang hari.
Menjawab Kebutuhan Mitra Pengemudi
Salah satu tantangan terbesar bagi calon mitra pengemudi adalah biaya kepemilikan kendaraan. Lewat GrabRentals, pengemudi yang belum memiliki mobil kini dapat mengakses BinguoEV Lite melalui skema sewa yang lebih terjangkau.

Pendekatan ini memberikan peluang lebih luas bagi masyarakat untuk bergabung sebagai mitra pengemudi tanpa harus mengeluarkan investasi awal yang besar.
Penggunaan mobil listrik juga berpotensi menekan biaya operasional karena konsumsi energi listrik umumnya lebih ekonomis dibanding penggunaan bahan bakar fosil.
Di sisi lain, kolaborasi dengan Wuling juga sejalan dengan target jangka panjang Grab Indonesia dalam memperluas penggunaan kendaraan listrik, di seluruh armadanya.
Saat ini, lebih dari 14.000 kendaraan listrik telah beroperasi di semua ekosistem Grab di Indonesia, termasuk lewat layanan GrabRentals. Perusahaan bahkan menargetkan jumlah armada kendaraan listrik meningkat hingga tiga kali lipat sebelum akhir 2026.
Target ini menunjukkan elektrifikasi transportasi online bukan lagi sekadar proyek percobaan, melainkan telah menjadi bagian penting dari strategi bisnis perusahaan.
Nilai utama dari kolaborasi ini justru terletak pada dukungan yang diberikan pasca kendaraan mulai dioperasikan. Di sini Wuling tak hanya memasok unit mobil saja.
Melainkan juga menghadirkan layanan purnajual, dukungan teknis, hingga program pelatihan bagi mitra pengemudi dan mekanik. Bagi Wuling, pendekatan ini jadi penting.
Sebab, keberhasilan implementasi kendaraan listrik tak hanya bergantung pada kualitas produk, tetapi juga kesiapan layanan yang mendukung operasional sehari-hari.

Dengan dukungan teknis yang memadai, termasuk oleh para mekanik andal, potensi gangguan operasional dapat ditekan sehingga kendaraan tetap produktif.
Director of GrabRentals Indonesia, Halim Wijaya menegaskan, kolaborasi ini jadi langkah penting GrabRentals Indonesia dalam memperluas sekaligus memperkuat pemanfaatan kendaraan listrik pada lini armadanya.
Dengan begitu, lanjut dia, kehadiran Wuling memperkuat pilihan dan kesinambungan pasokan kendaraan listrik yang dibutuhkan untuk mendukung perluasan armada GrabRentals Indonesia.
“Melalui GrabRentals Indonesia, mitra pengemudi yang belum memiliki kendaraan sendiri dapat mengakses BinguoEV melalui skema sewa yang lebih terjangkau,” imbuh Halim.
“Kami percaya melalui kolaborasi ini kendaraan listrik dapat semakin mudah diakses, mendukung produktivitas mitra pengemudi, serta memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan,” pungkasnya.
Kolaborasi Wuling Motors dan GrabRentals jadi gambaran bagaimana industri otomotif dan layanan digital mulai bergerak menuju arah yang sama, yakni mobilitas berkelanjutan.
Lewat dukungan unit seperti BinguoEV Lite, layanan purnajual yang komprehensif, serta komitmen Grab memperluas armada EV, kolaborasi ini berpotensi menjadi salah satu fondasi penting dalam mempercepat adopsi kendaraan listrik di Indonesia.
Di masa depan, keberhasilan pengembangan mobilitas listrik tak hanya ditentukan jumlah unit terjual, tapi juga oleh seberapa luas kendaraan tersebut benar-benar dimanfaatkan dalam aktivitas masyarakat sehari-hari. [dpid/TH]


