DAPURPACUID – Kemampuan mengendarai motor dengan aman tidak lahir begitu saja. Di balik itu, ada instruktur dan advisor Honda yang mengedukasi masyarakat tentang keselamatan berkendara.
Ada proses pembinaan panjang yang terus diasah melalui berbagai program, salah satunya melalui kompetisi safety riding dengan mengikutsertakan diler dan komunitas motor Honda.
Semangat itulah yang kembali ditunjukkan PT Wahana Makmur Sejati (WMS), melalui penyelenggaraan Safety Riding Contest Regional 2026 di Safety Riding Center WMS, Jatake, Kota Tangerang.
Ajang ini bukan sekadar memilih peserta dengan kemampuan berkendara terbaik. Lebih dari itu, kompetisi menjadi sarana mengukur kesiapan para instruktur dan advisor, yang nantinya berperan sebagai ujung tombak edukasi keselamatan berkendara kepada masyarakat melalui kampanye #Cari_Aman.
Persaingan tahun ini berlangsung lebih selektif. Dari 60 orang yang mendaftarkan diri, hanya 38 peserta yang dinyatakan lolos verifikasi dan berhak mengikuti seluruh rangkaian kompetisi.
Mereka terdiri atas 19 peserta dari jaringan diler Honda dan 19 peserta dari komunitas. Proses penyaringan yang lebih ketat membuat setiap peserta harus menunjukkan kemampuan terbaik sejak awal kompetisi.

Seluruh peserta menjalani dua tahapan utama, yaitu ujian teori dan praktik. Pada sesi teori, mereka ditantang menyelesaikan 50 soal dalam waktu hanya 30 menit.
Seluruh materi tersebut menguji pemahaman mengenai teknik berkendara aman, pengetahuan lalu lintas, hingga prinsip keselamatan di jalan raya.
Tantangan berlanjut di lintasan praktik. Peserta harus memperlihatkan kemampuan mengendalikan motor melalui berbagai simulasi yang dirancang menyerupai kondisi nyata.
Kemampuan pengereman menjadi salah satu aspek penting yang diuji. Peserta juga harus menjaga keseimbangan saat melewati lintasan Narrow Plank dan Low Speed Balance, yang menuntut kontrol motor secara presisi pada kecepatan rendah.
Ujian berikutnya adalah slalom course, di mana peserta dituntut mampu bermanuver dengan halus sambil mempertahankan konsentrasi dan kestabilan kendaraan.
Meski format kompetisi masih mengacu pada penyelenggaraan kompetisi sebelumnya, namun tingkat kesulitan lintasan terus ditingkatkan pada tahun ini.

Ini dilakukan agar kemampuan peserta dapat dinilai menyeluruh, mulai dari teknik berkendara, handling, keseimbangan, hingga konsistensi dalam menyelesaikan setiap tantangan.
Head of Technical Service Department WMS, Benedictus F. Maharanto menjelaskan, kompetisi ini bertujuan memastikan instruktur dan advisor Honda terus berkembang mengikuti standar terbaru.
“Mereka tak hanya dituntut piawai mengendarai motor, tapi juga mampu menjadi edukator yang mampu menularkan budaya berkendara aman kepada masyarakat luas,” tandasnya.
Usai seleksi regional, WMS tidak langsung melepas para wakilnya menuju tingkat nasional. Seluruh peserta terpilih akan mengikuti Training Camp selama kurang lebih tiga pekan di Safety Riding Center WMS.
Program tersebut dirancang khusus untuk mematangkan kemampuan teknis para pemenang, sekaligus membangun kesiapan mental menghadapi persaingan nasional.
Materi latihan mencakup pendalaman teori, teknik pengereman, latihan keseimbangan, manuver slalom, hingga simulasi kompetisi agar peserta semakin siap menghadapi tekanan saat bertanding.

Head of Safety Riding Promotion WMS, Agus Sani menuturkan, pembinaan yang dilakukan secara terstruktur diharapkan menghasilkan performa terbaik ketika para peserta tampil di tingkat nasional.
“Kami berharap seluruh kontingen mampu menunjukkan performa terbaik, meraih prestasi, dan terus menjadi pelopor kampanye #Cari_Aman demi mewujudkan Safety Indonesia,” pungkasnya.
Pada Astra Honda Motor Safety Riding Contest 2026 yang berlangsung pada 3–7 Agustus di AHM Safety Riding Park, Deltamas, Cikarang, WMS akan mengirimkan 10 wakil.
Kontingen tersebut terdiri atas enam instruktur, satu advisor dealer, serta tiga advisor community yang akan membawa nama wilayah Jakarta-Tangerang.
Bagi WMS, keberhasilan dalam ajang ini bukan hanya soal meraih gelar juara. Lebih penting mencetak instruktur dan advisor yang mampu menjadi teladan dalam budaya berkendara aman.
Dengan pembinaan yang digelar secara berkesinambungan, WMS berharap kontribusinya terhadap peningkatan keselamatan berkendara dapat terus berkembang dari tahun ke tahun. [dpid/TH]
Berikut Hasil SR Kontes Regional 2026 Jakarta-Tangerang:
Advisor Community Sport
Juara 1: Fajar Nurbawono – Honda Beat Club Tangerang (HBCT)
Juara 2: Virza Miftah Budiansyah – Honda Street Fire Club Indonesia (HSFCI) Jakarta
Juara 3: Ribut Wahyudi – CBR Riders Jakarta
Advisor Community Matic
Juara 1: Dina Agustin – NSR Motorcycle Club (NMC)
Juara 2: Siti Tamara Pratiwi – CBR Owner (CROW) Tangerang
Juara 3: Silva Yunita – Scoopy Jakarta Barat Happy (SJBH)




