DAPURPACU – PT Toyota Astra Motor (TAM) melaporkan penjualan ritel selama periode Januari – Mei lalu sebanyak 101 ribu unit, sekaligus berhasil menguasai pasar sebesar 31,4%.
Angka penjualan ini tumbuh 23,9% jika dibanding tahun sebelumnya di periode yang sama. Sementara untuk pencapaian Mei sendiri, jika dibandingkan dengan bulan yang sama tahun lalu, penjualan ritel Toyota meningkat 213,9% dan mencetak market share 32,9%.
Salah satu kontributor terbesar dari pencapaian itu adalah Toyota Raize yang mendapat respon sangat positif dari konsumen. Meski begitu, inden panjang terus terjadi pada mobil ini.
“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi akibat antusiasme yang sangat besar ini sehingga mengakibatkan indent yang cukup panjang di model tertentu, terutama untuk model 1.0T GR Sport TSS CVT,” ujar Marketing Director TAM, Anton Jimmi Suwandy.
Sejak diluncurkan hingga 14 Juni lalu, Raize membukukan total SPK sebanyak 6.179 unit. Tipe 1.0T GR Sport CVT membukukan SPK terbesar dengan total 57,4% dan tipe 1.0T GR Sport CVT TSS sebesar 25,7%.
“Kedua tipe ini menjadikan model Raize GR Sport memiliki komposisi terbesar yaitu hingga mencapai 83,1%,” tambah Anton kepada ratusan jurnalis, Kamis (17/6).
Anton pun terus mengantisipasi mengularnya inden Raize khususnya varian GR Sport dengan melakukan komunikasi intensif dengan pabrikan dan dealer-dealer Toyota di Indonesia. [dp/MTH]

