DAPURPACU – Ajang Festival Kretif Lokal (FKL) 2021 digagas oleh Adira Finance dengan menggandeng Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenperakraf) RI, untuk meningkatkan sektor pariwisata, khususnya di lima Destinasi Super Prioritas (DSP) Pariwisata Indonesia.
Peserta yang merupakan pelaku usaha kecil menengah (UKM) di lima daderah tersebut bakal diberikan pelatihan oleh mentor secara virtual oleh tim yang dipimpin oleh Kukuh Indra Prasena, selaku founder Ecamp Indonesia.
Pelatihan secara virtual dilakukan mengingat pandemi Covid-19 masih berlangsung di seluruh wilayah Indonesia. Harapannya, peserta mampu memberikan dampak berkelanjutan sehingga melahirkan produk ekonomi kreatif lokal bercita rasa internasional.
“Pelaku UKM yang menjadi local hero dapat tumbuh menjadi ikon bagi para UKM, serta menjadi destinasi utama saat wisatawan berkunjung ke 5 DSP Pariwisata Indonesia,” ujarnya, disela ngobrol santai dengan jurnalis, Jumat (24/9).

Total peserta yang mendaftar FKL 2021 mencapai 223 pelaku UKM dan mereka langsung diseleksi sehingga diperoleh masing-masing 50 UKM di setiap DSP Pariwisata Indonesia.
Selanjutnya mereka akan mendapatkan materi untuk meningkatkan soft skill melalui aktivitas coaching camp oleh Prasetiya Mulya ELI.
Kemudian, dari ke 50 peserta itu akan dipilih tiga UKM local hero dari masing-masing kategori usaha Fashion, Kuliner, dan Kriya di setiap lokasi wisata tersebut.
Sebanyak 9 UKM local hero ini akan menjalani coaching camp lebih intensif dari Prasetiya Mulya ELI dan Ecamp Indonesia, dengan metode yang dapat langsung diterapkan untuk menumbuhkan usaha kreatif mereka.
Selain itu, 9 UKM local hero ini akan dinilai Dewan Juri yang terdiri dari 5 tokoh dengan kepakaran dan pengalaman dalam bidang bisnis serta ekonomi kreatif.

Mereka terdiri dari pendiri M Bloc Space, Handoko Hendroyono, sebagai Ketua Dewan Juri; serta sebagai Anggota Dewan Juri yaitu Direktur Utama Adira Finance, Hafid Hadeli; Deputi Pemasaran Ekonomi Kreatif Kemenparekraf RI, Nia Niscaya; Direktur SDM & Marketing Adira Finance, Swandajani Gunadi; serta, Direktur Pemasaran Ekonomi Kreatif Kemenparekraf, Yuana Rochma Astuti.
Dewan Juri akan menilai berdasarkan inovasi dan orisinalitas produk, visi-misi, model bisnis, serta strategi bisnis yang dikembangkan para UKM. Local hero terbaik berhak mendapatkan Kreatif Lokal Award 2021.
Swandajani berharap FKL 2021 menjadi momentum akselerasi bagi pelaku UKM dalam meningkatkan kapasitas dan kapabilitas agar tumbuh dan berkembang.
“Sehingga dapat memunculkan ikon-ikon UKM ekonomi kreatif kompeten, yang pada akhirnya menjadi nilai tambah terhadap daya tarik wisata bagi wisatawan lokal maupun mancanegara, khususnya di lima DSP Pariwisata Indonesia,” pungkasnya. [dp/MTH]

