Begini Enam Tips Aman Berkendara di Musim Hujan

DAPURPACU – Musim penghujan mulai menghampiri sebagian wilayah Indonesia. Kondisi jalan yang basah dan licin jelas membuat pemilik kendaraan harus ekstra berhati-hati.

Ragam kondisi saat berkendara di jalan bisa saja ditemui. Jeli melihat dan menganalisa kondisi jalan yang licin atau rusak diakibatkan drainase jalan kurang bagus, jadi kewajiban.

Lantaran jika Anda abai, ini bisa menjadi pemicu kecelakaan dan kendala tersendiri bagi pengendara lainnya. Belum lagi situasi lalu lintas dan pandangan yang terhalang akibat derasnya guyuran hujan.

“Seluruh kondisi saat musim penghujan seperti ini menjadi tantangan tersendiri yang harus diantisipasi,” kata Vice President PT VKOOL Indo Lestari, Linda Widjaja.

Linda mengakui, memasuki musim penghujan terutama di kota-kota besar, biasanya banyak terlihat terjadi kecelakaan baik tunggal ataupun karena tabrakan dengan kendaraan lainnya.

Belum lagi permukaan jalan yang licin, rusak ditambah lagi jarak pandang yang tak baik dari dalam kabin, wajib diperhatikan selain kondisi teknis di kendaraan.

Usahakan semua fitur berfungsi baik saat menyetir di kondisi hujan.

“Maka dari itu kita harus menyiapkan kondisi berkendara terbaik di kendaraan kita sebelum berkendara di musim hujan,” imbuh Linda, dalam siaran resminya, Rabu (3/11) lalu.

Berikut cara aman mengendarai mobil pada saat hujan menurut V-Kool, dan pastikan juga perjalanan Anda menjadi aman dan nyaman sampai tujuan.

1. Pastikan tekanan udara ban sesuai anjuran pabrikan
Pastikan ban mobil dalam keadaan normal termasuk tekanan udaranya. Ini penting untuk menghindari mobil tidak stabil saat dikemudikan dan membuat kendaraan tergelincir.

Acuannya terdapat di pilar pintu pengemudi. Jika ban sudah tipis, sebaiknya diganti. Ini mengakibatkan grip berkurang dan pembuangan air jadi minim. Akan mudah pula terjadi aquaplannig (ban tak menapak saat melalui jalan basah).

2. Periksa kondisi semua lampu mobil
Seluruh penerangan pada mobil saat hujan jadi media untuk mendeteksi obyek yang ada di depan kita, sekaligus memperjelas pandangan pengendara. Cara aman berkendara mobil saat hujan adalah memastikan kondisi semua lampu mobil berfungsi dengan baik.

Lampu yang perlu dicek adalah lampu utama (head lamp) jarak dekat dan jauh, lampu sein, serta lampu darurat. Semua lampu itu punya fungsi masing-masing saat hujan.

Sementara untuk bagian-bagian yang harus dicek yaitu pelindung lampu, apakah dalam kondisi bersih dari debu dan kotoran atau tidak karena bisa mengurangi performanya.

Lalu cek bagian arah lampu, misalnya headlight agar lebih jelas dalam melihat sekitar dan orang lain melihat kendaraan Anda. Ketika hujan, pengendara lain dan juga Anda mengalami gangguan yang sama.

3. Jaga jarak kendaran lebih jauh dibanding saat cuaca normal
Saat kondisi hujan, selain licin, konsentrasi terganggu, jarak pandang menjadi terbatas. Terlebih bila berkendara di malam hari, atau memang siang hari namun hujan lebat membuat suasana menjadi gelap.

Menjaga jarak kendaraan di atas jarak normal menjadi salah satu tindakan yang tepat ketika hujan. Biarkan mobil di depan Anda menjauh dengan jarak sekitar 6 detik dari mobil Anda, atau hingga di luar jarak pandang Anda.

4. Hindari berkendara di tepi jalanan
Di musim hujan, jalanan biasanya mudah keropos dan rusak. Sedangkan struktur jalan biasanya juga tidak selalu sama, makin ke pinggir makin tidak rata dan mudah rusak.

Cara mengantisipasinya adalah hindari berkendara di bagian sisi tepi jalan. Bagian pinggir jalan tersebut strukturnya lebih rendah dibanding bagian tengah jalan.

Saat kena air hujan dan kondisi jalanan basah, seringkali timbul genangan air apalagi jika hujannya deras. Pilih bagian tengah jalan karena pada bagian ini biasanya lebih kering atau tidak terlalu dalam genangannya.

Terlalu ambil pinggir jalan saat melintasi jalanan dalam kondisi basah juga berpotensi membuat kendaraan Anda selip atau terperosok keluar jalan, apalagi jika marka pembatas jalan tidak terlalu jelas terlihat.

5. Jangan sampai jarak pandangan terhalang
Cara aman berkendara pada saat hujan adalah jangan sampai jarak pandang terhalang. Caranya dengan membersihkan kaca mobil di bagian depan dan belakang dari berbagai kotoran yang menempel.

Jangan lupa juga untuk membersihkan kaca film di bagian dalam. Meskipun dipasang di bagian dalam, seringkali kaca film tersentuh tangan, sehingga kaca film menjadi berminyak.

Urusan merawat kaca film bukan perkara yang sulit. Bersihkan secara rutin dan tidak butuh cairan khusus. Pasalnya, cairan khusus justru berpotensi merusak kaca film, mengingat biasanya mengandung bahan kimia tertentu.

Gunakan air biasa untuk membersihkannya. Kalau pun ada noda, bisa dibasahkan dengan air lalu dilap hingga bersih dan segera keringkan.

Pemilihan lap yang tepat patut diperhatikan, karena sebaiknya menggunakan lap yang lembut dan bersih, yang belum digunakan untuk membersihkan bagian bodi mobil lain.

6. Penggunaan kaca film bening terbaik
Selain itu, gunakan kaca film berteknologi tinggi dengan tampilan yang bening. V-Kool memiliki produk yang memenuhi spesifikasi tersebut, seperti VK70 misalnya.

Diklaim, VK 70 memiliki penerusan cahaya tampak tertinggi dibanding kaca film lainnya, sehingga Anda bisa menikmati pemandangan lebih leluasa dan visibilitas yang baik pada siang atau pun malam hari.

“Sangat penting untuk memperhatikan soal visibilitas, karena kalau visibilitas tidak bagus, maka otomatis membuat kewaspadaan berkendara akan berkurang,” jelas Linda.

Menurutnya, pemilihan kaca film juga sangat penting. Jika terlalu gelap, lanjut dia, jarak pandang ke segala arah akan terganggu ataupun buram.

Linda menyarankan agar memilih kaca film berkualitas, dengan tingkat kegelapan tidak lebih dari 40% untuk kaca depan. Sebab, penggunaan kaca film dengan kegelapan di atas 40% bisa mengurangi pandangan terutama jika malam hari dan atau pada saat hujan.

Promo Secara Online
V-Kool menawarkan promo menarik di Tokopedia Garage Otofair, yang berlangsung pada 11 November nanti. Disediakan diskon 30% untuk tiap pembelian dengan memasukkan kode promo KOOLNOV.

“Promo ini kami adakan untuk memberikan kesempatan bagi konsumen mendapatkan kenyamanan terbaik dalam hal penolakan panas, juga dengan kemudahan alur transaksi yang disokong dengan kemajuan teknologi,” pungkasnya.

Selain itu, konsumen juga dimudahkan baik untuk pemasangan ke outlet maupun melalui layanan di rumah (home service). [dp/MTH]

Previous articleMitsubishi Xpander Facelift Meluncur Pekan Depan
Next articleInilah Tiga Model Baru MG Indonesia di GIIAS 2021