DAPURPACU – Satu lagi pebalap muda Indonesia bakal terjun ke kancah internasional. Mario Suryo Aji resmi mengisi satu slot di Honda Team Asia mendampingi Taiyo Furusato di GP Moto3 musim 2022.
Mario dan pebalap asal Jepang itu menggantikan posisi Andi Gilang serta Yuki Kunii. Sebelumnya, Mario sudah mencicipi panasnya persaingan di ajang itu sebagai pebalap wildcard di seri Misano dan Algarve.
Sayangnya, insiden cidera pada paha kanan yang dialaminya saat latihan rutin di Barcelona, membuatnya gagal untuk tampil pada seri Algarve, Portugal, Minggu (13/11) nanti.

Penampilan perdana Mario di seri Misano terbilang cukup gemilang, yang mencatatkan posisi keempat di sesi latihan bebas pertama.
Saat ini, Mario tengah menjalani proses pemulihan pasca menjalani operasi aibat dari insiden itu. Di GP Moto3 nanti, Mario menargetkan untuk cepat beradaptasi.
Mario mengakui bahwa mimpi tertingginya adalah dapat tampil dan membalap di ajang Grand Prix, sesuai keinginan almarhum sang ayah, sejak dirinya bergabung di Astra Honda Racing School.
“Saya tidak akan menyia-nyiakan kesempatan emas ini. Konsisten, belajar dan membuat kemajuan di setiap putaran adalah target saya,” imbuh Mario.

Jenjang karir pria kelahiran Magetan, Jawa Timur ini dimulai dari ajang Thailand Talent Cup dan membuahkan hasil positif. Berlanjut ke Idemitsu Asia talent Cup (ATC) dan Asia Road Racing Championship (ARRC) di kelas AP250 pada 2018.
Di ajang balap ATC, Mario mampu mengisi posisi 5 besar dan pada ajang ARRC AP250. Ketajaman Mario makin diuji kala diturunkan di ajang FIM CEV Moto3 Junior World Championship pada 2019.
Memasuki tahun ketiga, penampilannya makin impresif. Finish di posisi keempat di seri Estoril dan mengisi pole position di seri Catalunya merupakan raihan terbaik Mario di musim 2021.
Setelah Dimas Ekky Pratama, Gerry Salim dan Andi Gilang Izdihar, Mario menjadi pebalap keempat binaan Astra Honda Racing Team yang dapat menembus kancah balap Grand Prix. [dp/MTH]


