DAPURPACU – CV Sampurna Part Niaga (SPN), pemegang merek Autovision di Indonesia, resmi memperkenalkan produk lampu terbaru LED Carbon P3, secara virtual Jumat (18/2).
Produk untuk lampu utama ini merupakan pengembangan dari model sebelumnya dengan daya yang lebih besar hingga 58 watt, sekaligus generasi ketiga di jajaran Autovision LED Carbon.
Direktur dan CEO SPN, Lily Hernawan mengatakan, produk Autovision LED Carbon sudah diperkenalkan sejak Januari 2020 lalu, dan sudah terjual sekitar 10.000 unit kepada konsumen.
“Pencapaian ini membuat kami terus berinovasi dengan meluncurkan produk terbaru Autovision LED Carbon P3 yang menjadi generasi ke-3 dari varian LED Carbon,” jelas Lily pada press conference secara virtual, Jum’at (18/2).
Lily menambahkan, hadirnya produk ini untuk menjawab kebutuhan replacement lampu pada mobil khususnya pada headlamp yang beredar di Indonesia.

Dia pun mengklaim bahwa lampu jenis LED (Light Emitting Diode) diyakini akan terus berkembang dan menjadi tren pada tahun ini (2022).
Berbagai teknologi terkini yang lebih canggih dan keunggulan dipasangkan pada Autovision LED Carbon P3. Selain itu LED Carbon P3 memiliki cahaya terang ± 6.000 Lumens per lampu.
Autovision LED Carbon P3 tersedia untuk tipe soket H4, H7, HB3 dan H11. Untuk kendaraan yang menggunakan Hi/Lo dalam satu lampu dapat menggunakan tipe H4.
Untuk harga, pihak SPN tidak melakukan ubahan banderol seperti pada generasi sebelumnya, dimana untuk tipe H4 dijual Rp1,8 juta per set. Sedangkan untuk soket single seperti H7, HB3 dan H11 dibanderol dengan harga Rp 1,6 juta.
Autovision LED Carbon P3 sudah tersedia di banyak toko aksesori mobil yang telah bekerja sama dengan Autovision. Bahkan telah tersedia di marketplace Tokopedia dengan nama official Autovision dan Shopee Autovision mall. [dp/MTH]

