Modifikasi Skutik, Mulailah Dari Sektor ini

DAPURPACU – Dipastikan para pemilik sepeda motor mendambakan tampilan tunggangan yang lebih nyaman digunakan dan dilihat. Solusinya, memodifikasi sesuai kebutuhan.

Di sisi lain, dengan memodifikasi tunggangan seperti ingin menuangkan ide dan menjadikan sepeda motor sebagai obyek kreativitasnya. Langkah modifikasi tentunya berlaku untuk semua jenis motor.

Terlebih bagi pemilik motor matik alias skutik, dengan berbagai komponen aksesoris pengganti peranti standar yang terpasang pada tunggangannya.

Meski begitu tidak sedikit diantara mereka yang belum memahami bagaimana cara modifikasi motor dengan tetap mengacu pada nilai-nilai safety riding (keselamatan berkendara).

Sebelum akhirnya menentukan konsep modifikasi yang bakal dilakukan, sebaiknya Anda bisa lebih cerdas (Smart) saat melakukannya pada sepeda motor.

Hal ini untuk menghindari hasil modifikasi yang tidak sesuai dan berpotensi merugikan atau mencelakaan dirinya bahkan pengguna jalan lainnya.

Sektor kaki-kaki, baik itu pelek maupun ban, merupakan bagian komponen pada skutik yang paling mudah untuk dimodifikasi, dengan anggapan tampilan bawah motor menjadi lebih gagah dan kokoh.

Adapun ukuran ban khusus untuk skutik tersedia lengkap di pasaran, mulai dari diameter 12 inci, 13 inci, 13 inci hingga 14 inci.

Ketika ingin mengganti ban dapat menggunakan rumus paling umum yaitu plus dua tingkat dari ukuran standar, demai alasan kenyamanan dan keamanan di jalan.

Umumnya, ban standar motor matic adalah 90/80-14 inci, maka maksimal kenaikannya hingga 110/80-14 inci. Jika melebihi rumus tadi, diyakini ban akan menyentuh suspensi dan spakbor.

“Jika ingin merubah dengan ukuran yang lebih besar atau kecil silahkan saja, dapat disesuaikan dengan kebutuhan,” kata trainer YRA Safety Riding, Fajar Afriansyah.

“Seperti saat ingin ikut ajang modifikasi, merubah ban motor bisa dilakukan sesuai kreativitas masing-masing,” tambahnya, dalam siaran resmi, Jumat (25/2).

Fajar mencontohkan, mengganti dengan ukuran ban lebih kecil seperti ban sepeda diperbolehkan namun tidak disarankan karena tidak aman saat digunakan di jalan.

Menurutnya, modifikasi seperti itu hanya untuk kepentingan saat ajang saja bukan untuk dikendarai di jalan raya, karena dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain.

Agar tampilan ban terlihat makin keren bahkan terlihat klasik, Anda bisa menggunakan beragam aksesori seperti menambahkan side wall atau dengan mengganti pentil standar.

Penggunan aksesoris pada motor yang dimodifikasi tidak ada masalah, selama tidak mengganggu keselamatan dan kenyamanan berkendara.

Untuk itu, Hasan Ardiansyah Senior Service Advisor Yamaha FSS Jakarta menyarankan untuk memodifikasi ban motor dilakukan di bengkel resmi. Percayakan pada teknisi yang paham dengan itu.

Sebab, ban adalah satu-satunya bagian dari motor yang melekat ke aspal. Jadi kalau mau dimodif, harus dengan orang yang mumpuni dibidangnya,” pungkasnya. [dp/MTH]

Previous articleTekiro Jadi Merek Paling Diingat Masyarakat di Dunia Digital
Next articleMGP Racing Team Berlaga di ISSOM 2022 Andalkan Dua Pebalap ini