Mudik Sudah Selesai, Komponen Mobil ini Wajib Diperiksa

DAPURPACU – Pemeriksaan kendaraan usai melakukan mudik Lebaran atau berwisata wajib dilakukan, mulai dari eksterior, kebersihan di kabin hingga pada komponen mesinnya.

Meski begitu, pemeriksaan mobil paska perjalanan jauh alias mudik atau jalan-jalan ke tempat lokasi eksotik tentu akan berbeda dengan pemeriksaan mobil yang digunakan sehari-hari.

Jika Anda mampu melakukannya secara mandiri, upayakan pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh dengan detail yang bertahap. Bila tidak, ada baiknya bawa ke bengkel resmi.

Menurut Christiana Yuwantie, Sparepart Dept. Head PT Suzuki Indomobil Sales, khusus untuk kendaraan yang digunakan mudik kemarin, pemilik wajib melakukan pemeriksaan kondisi mobil agar kinerjanya tetap optimal.

“Salah satu komponen yang perlu diperiksa adalah kondisi seluruh suku cadangnya,” jelas Christiana, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (12/5) lalu.

Filter Oli dan Oli Mesin
Pemilik mobil harus memperhatikan jadwal rutin pengecekan oli mesin dan filter oli. Penggantiannya dianjurkan dilakukan pada 1.000 km pertama, dan dianjurkan lakukan pemeriksaan rutin setiap 10.000 km.

Lihat juga kekentalan oli melalui stik oli untuk meyakinkan kondisi oli mesin. Filter oli berfungsi menyaring karbon dan kotoran hasil gesekan mesin sebelum oli mesin disebar ke seluruh bagian.

Sementara oli mesin menjadi salah satu bagian terpenting yang harus diperhatikan karena berfungsi untuk melumasi bagian dalam mesin agar bekerja secara optimal sekaligus mencegah gesekan antar komponen.

Busi
Komponen ini memiliki peran penting terhadap kinerja mesin mobil. Maka dari itu, pemilik kendaraan juga harus melakukan pengecekan dan memastikan kondisi busi.

Penggantian busi dianjurkan setiap pemakaian 20.000 kilometer untuk memberikan pembakaran lebih sempurna sehingga mobil dapat digunakan dengan aman dan nyaman.

Filter Udara
Pemilik harus memastikan pemeriksaan komponen itu dan diganti bila sudah mencapai batas waktu pemakaian. Kondisi lingkungan dan jalan saat perjalanan jauh akan berbeda dengan jalur mobilitas sehari-hari.

Filter udara dapat membantu menghemat konsumsi BBM karena filter udara berfungsi untuk menyaring debu dan kotoran dari udara luar. Setidaknya dibersihkan secara rutin.

Penggantian penyaring udara dapat dilakukan setiap 40.000 kilometer dan harus dibersihkan setiap 10.000 kilometer.

Kampas Rem
Setelah melakukan perjalanan jauh, menikmati kemacetan atau saat melalui jalur one way dengan kecepatan tinggi dalam waktu lama, atau melakukan braking dengan frekuensi lebih sering, pemilik harus memperhatikan pemeriksaan kampas rem.

Penggantian kampas rem dapat dilakukan pada 50.000 sampai 105.000 kilometer, atau periode pemakaian sekitar selama 3 tahun.

Ban Mobil
Perjalanan jauh juga berpotensi menggerus permukaan ban sehingga menjadi lebih licin. Pastikan kondisi ban dalam kondisi baik. Sesuaikan kondisi tekanan angin ban bila pengendara merasakan ketidaknyamanan ketika di jalan.

Segera ganti ban jika kondisi ban sudah aus atau licin. Saat melakukan perjalanan jauh, biasanya melalui permukaan jalan yang seringkali berbeda, serta membawa muatan yang berbeda saat pergi dan pulang.

Untuk itu, sesampainya di rumah sangat disarankan untuk melakukan pemeriksaan spooring dan balancing di bengkel rekanan atau bengkel resmi.

Aki Mobil
Sebagai salah satu sumber kelistrikan mobil, Anda dianjurkan untuk selalu melakukan pemeriksaan dan penggantian aki secara rutin setiap 1-2 tahun sekali. Jangan tunggu sampai aki soak dan mobil mogok.

Karet Wiper
Setelah melakukan perjalanan mudik yang jauh, mobil mungkin saja sering terkena hujan dan terik matahari. Hal ini bisa mempengaruhi kondisi dan kinerja karet, seperti kering atau tidak kesat.

Padahal komponen ini membantu mendapatkan visibilitas yang baik terutama saat hujan. Untuk itu, Aanda dianjurkan melakukan pemeriksaan dan penggantian karet wiper tiap 2 tahun sekali.

Christiana mengimbau mengganti suku cadang resmi yang dirancang khusus untuk kendaraan Suzuki jadi salah satu usaha yang dapat dilakukan konsumen agar umur pakai lebih lama, kinerja mesin baik dan terhindar dari potensi kerusakan di tengah jalan.

“Selain pembelian langsung di bengkel resmi Suzuki, konsumen juga dapat membeli suku cadang secara daring melalui aplikasi MySuzuki,” tambahnya.

“Sejalan dengan upaya kami menghadirkan inovasi dalam pemenuhan kebutuhan itu, Suzuki akan terus meningkatkan layanan dan kualitas suku cadang guna memberikan kinerja terbaik bagi kendaraan konsumen,” pungkasnya.

Untuk pemeriksaan komponen suku cadang mobil yang lebih detail dan aman, sebaiknya lakukan pemeriksaan di bengkel resmi Suzuki yang tersebar di seluruh Indonesia.

Dengan datang ke bengkel resmi, pemilik kendaraan dapat melakukan konsultasi sebelum melakukan penggantian suku cadang beserta kisaran harganya, diperiksa tenaga ahli yang kompeten dan berpengalaman di bidangnya, menggunakan suku cadang resmi dan sesuai standardisasi Suzuki, serta harga lebih terjangkau.

Penggunaan suku cadang yang asli dan sudah sepenuhnya diuji membuat mesin bekerja lebih optimal dan umur suku cadang bertahan lama. [dp/MTH]

Previous articleKuartal I 2022, Ekspor DFSK Bukukan 510 Unit
Next articleMitsubishi Gelar Pameran di 14 Kota ini, Catat Tanggalnya!