Peugeot 2008 Bisa Tembus 20,5 Km/liter, ini Kuncinya

DAPURPACU – Di tengah kondisi kenaikan harga BBM, khususnya non subsidi, pemilik mobil diharuskan bijak untuk bisa mengemudikan kendaraan agar irit dalam penggunaan bahan bakar.

Sementara untuk Anda yang ingin membeli mobil baru, ada baiknya untuk mempertimbangkan memilih kendaraan yang memiliki berbagai fitur dan teknologi terkini penunjang keiritan BBM.

Pelajari seluruh referensi yang ada sebelum akhirnya memutuskan membeli mobil yang diinginkan. Peugeot 2008 mungkin bisa masuk list kendaraan yang patut diperhitungkan.

Hal itu sudah dibuktikan salah satu Youtuber Indonesia yang sudah mencobanya di jalur bebas hambatan (tol). Dengan kecepatan yang konstan, tercapai konsumsi bbm nya sebesar 20,5 km/liter.

Terdapat beberapa faktor yang bisa membuat tergapainya konsumsi bahan bakar sebesar itu, salah satunya datang dari desainnya yang compact untuk sebuah SUV.

Peugeot memiliki dimensi 4.312 mm, lebar 1.785 mm dan tinggi 1.545 mm. Tak kalah penting sektor dapur pacunya yang dibenamkan mesin berkapasitas 1.2 L TurboPuretech 3 silinder.

Dipadukan dengan transmisi otomatis 6 percepatan, konfigurasi tersebut menghasilkan tenaga 130 hp dan torsi puncak hingga 230 Nm.

“Bahkan saat pengujian, performa akselerasi 0 – 100 km/jam masih di bawah 10 detik,” ulas Samsudin, Aftersales Support PT Astra International – Peugeot, dalam siaran resminya.

Dipasangkannya transmisi tersebut diklaim memiliki gear ratio yang rapat. Sehingga perpindahan tiap gigi tergolong halus dan terkadang tidak terasa oleh pengemudi.

Hasilnya, mesin tidak perlu melakukan putaran tinggi untuk mendapatkan tenaga besar saat melaju. Hal ini yang membuat kerja mesin lebih ringan hingga berdampak pada efisiensi bahan bakar.

Peugeot 2008 dilengkapi tiga pilihan driving mode, yaitu ECO, Normal dan Sport. Sementara getaran hasil pembakaran mesin 3 silinder-nya diklaim mampu diredam berkat ditambahkan ‘Balancer Shaft’ di crank-shaft.

Peugeot 2008 juga mengusung teknologi Drive by Wire (DBW), yang diklaim dapat meningkatkan efisiensi penggunaan komponen dan BBM.

Semua sudah diganti motor servo sebagai penggerak yang bekerja berdasarkan perintah komputer, menggantikan komponen lawas seperti pompa power steering.

Terakhir, penggunaan BBM yang sesuai dengan research octane number (RON) sesuai spesifikasi pabrikan akan menghasilkan pembakaran lebih baik di ruang mesin.

Pemilihan bahan bakar ini harus disesuaikan dengan kebutuhan mesin agar kendaraan tetap berfungsi dengan optimal dan prima.

Kemampuannya dalam memberikan efisiensi dan perlindungan komponen mesin sangat dibutuhkan oleh mesin dengan spesifikasi kompresi tinggi yaitu hingga 10,5:1.

Untuk itu, Peugeot 2008 lebih tepat menggunakan bahan bakar yang memiliki oktan sangat tinggi yaitu RON 98. [dp/MTH]

Previous articleBegini Cara Bikin Konten Asyik Akhir Pekan ala Daihatsu
Next articleBegini Cara SPBU BP-AKR Bikin Nyaman Konsumen Kala Singgah