DAPURPACU – Mitsubishi Xpander Cross terbaru mampu menjawab keraguan calon pemiliknya akan melonjaknya harga BBM saat ini, berkat disematkannya fitur eco indicator.
Fitur tersebut terdiri dari Eco Drive Assist dan Eco Drive Meter. Keduanya mampu memandu pengemudi untuk mendapatkan gaya berkendara yang irit bahan bakar.
Kedua indikator tersebut dapat dilihat pada display panel meter Xpander Cross terbaru, termasuk juga pada Xpander dan Pajero Sport.
Brand Ambassador PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia, Rifat Sungkar menjelaskan, adanya fitur dengan tampilan gambar daun tulisan ‘ECO’ ini dapat menjaga gaya berkendara yang ‘ramah’ BBM.

“Eco Drive Assist dan dan Eco Meter berfungsi menampilkan bagaimana Anda mengemudi dengan menghemat bahan bakar di bawah kondisi mengemudi yang berbeda,” ujar Rifat, beberapa waktu lalu.
“Jika pengemudi berkendara dengan efisien, indikator ECO akan terus menyala, dan jika tidak akan hilang. Fitur ini seperti ingin menginformasikan bahwa pengendara mengemudikan mobil dengan irit atau tidak.”
Rifat memaparkan, semakin efisien berkendara maka bagian dalam daun yang semula kosong akan terisi dengan warna hijau. Jika daun terisi penuh berarti gaya berkendara dipastikan benar-benar efisien.
Di tengah melonjaknya harga BBM, gaya berkendara yang tidak agresif tentu berimbas pada tigkat konsumsi bahan bakar yang tidak boros.

Akselerasi yang tiba-tiba bakal memicu konsumsi bahan bakar lebih boros. Untuk itu, bijaklah untuk mengendalikan kaki kanan Anda dalam berkendara.
Di sisi lain, penerapan eco driving dalam berkendara di jalan kiranya wajib dilakukan, seperti menjaga putaran mesin (rpm) direntang 1.500 – 2.000 rpm.
Berikutnya, tetap menjaga kecepatan secara konstan sesuai kondisi, misalnya saat di jalan bebas hambatan (tol) dengan rentang speed 60-80 km/jam.
Hindari juga untuk akselerasi atau pengereman mendadak. Tak kalah penting adalah gunakan bahan bakar yang sesuai rekomendasi pabrikan.
Lalu, setel suhu AC di angka relatif tinggi atau bahkan mematikannya. Pastikan pula tekanan angin dalam keempat ban di level normal. [dp/MTH]

