DAPURPACU – DFSK mengeklaim telah menyiapkan infrastruktur dan fasilitas yang lengkap di pabrik Cikande, Serang, Banten, untuk memproduksi kendaraan listrik.
Nantinya, seluruh model elektrifikasi yang diproduksi di pabrik tersebut kelak untuk memenuhi kebutuhan baik untuk pasar Indonesia maupun luar negeri.
Langkah ini dilakukan demi mengikuti tren permintaan konsumen di Tanah Air akan kendaraan ramah lingkungan, yang makin diseriuskan oleh Pemerintah Indonesia.
“Oleh sebab itu, DFSK kemudian mengadopsi berbagai teknologi produksi terkini dan modern sehingga memenuhi status sebagai industri 4.0,” tutur Achmad Rofiqi, Marketing Head PT Sokonindo Automobile.

Dalam siaran resminya, Rofiqi memaparkan bahwa kendaraan listrik sudah menjadi salah satu agenda DFSK ketika memulai bisnis di Indonesia. DFSK akan terus mempersiapkannya.
“Sebab, pusat R&D yang dimiliki sudah sejak lama mengembangkannya (kendaraan listrik) dan menghasilkan berbagai model yang dibutuhkan oleh konsumen di seluruh dunia,” tuturnya.
“Kini DFSK sudah memiliki modal besar dalam hal produksi kendaraan listrik, yakni pabrik di Cikande, dan diharapkan bisa segera menghasilkan model-model (EV) yang diinginkan konsumen,” imbuhnya.
Sebagai informasi, secara keseluruhan pabrik DFSK yang sudah berdiri sejak 2017 itu, memiliki kapasitas produksi maksimal hingga 50 ribu unit per tahun.

Kapasitas ini bisa diatur secara fleksibel, karena kemampuan produksi kendaraan milik DFSK sudah didukung teknologi robotik dan sumber daya manusia (SDM) terlatih.
Saat ini, teknologi robotik yang telah diaplikasikan pada Pabrik DFSK sudah mencapai 90 persen dalam proses produksi. Teknologi ini mengadopsi lengan robotik yang didukung operasi otomatis melalui pemanfaatan internet untuk koordinasinya.
Alhasil, cukup membantu SDM yang dimiliki DFSK bisa bekerja lebih maksimal dalam menghadirkan kendaraan-kendaraan berkualitas dan sudah terbukti di berbagai negara.
Penggunaan teknologi robotik ini juga berfungsi untuk memaksimalkan kualitas pengerjaan para teknisi DFSK dalam menghasilkan kendaraan listrik.

Mengingat kendaraan listrik yang diusung DFSK memiliki teknologi yang canggih dan butuh tingkat presisi pengerjaan sangat tinggi untuk menghasilkan sebuah produk nan aman, bisa diandalkan, canggih, serta kompetitif di pasar.
DFSK juga telah memproyeksikan pabriknya tersebut di Indonesia ini akan melahirkan kendaraan listrik dalam beberapa tahun ke depan.
Rofiqi meyakini, pemanfaatan fasilitas perakitan DFSK di Cikande ini akan membuat harga jual kendaraan listrik DFSK akan lebih terjangkau dari sebelumnya.
“Selain itu, penggunaan komponen lokal untuk meningkatkan TKDN juga akan memberikan stimulus bagi industri pendukung otomotif,” pungkas Rofiqi. [dp/MTH]

