DAPURPACU – Pameran modifikasi berbagai merek mobil, The Elite Showcase 2023 resmi dibuka hari ini, Sabtu (4/2), di Indonesia Convention Exhibition BSD City, Tangerang Selatan.
Total diikuti tidak kurang dari 300an unit mobil modif, even ini terbilang menjadi pelepas dahaga para pecintanya yang telah absen selama dua tahun pasca pandemi Covid-19.
Didukung penuh Pertamina Fastron dan Bank BCA sebagai sponsor utama, tujuan utama dari pameran tersebut yaitu untuk merangkul para komunitas otomotif di Indonesia.
Berbeda dengan even-even sebelumnya, mobil-mobil yang ditampilkan merupakan hasil kurasi dari para sponsor peserta pameran. Terutama oleh Pertamina Lubricants.

Hal ini ditegaskan CEO The Elite, Gatot Mulyartho disela pembukaan Pertamina Fastron Elite Showcase 2023. Menurutnya, mobil modif yang dipajang hasil kurasi sponsor diyakini menarik minat para pengunjung.
“Total ada 300 unit lebih mobil modifikasi yang tampil pada pameran tahun ini, terdiri dari 275 unit milik peserta dan sebanyak lebih dari 30 unit milih tenant,” ujar Gatot.
“Peminat pada The Elite Showcase tahun ini terbilang sangat tinggi, dimana masih ada sekitar 60-80 mobil yang terpaksa tidak diikutsertakan karena telat mendaftar,” jelasnya.
Gatot mengakui bahwa pada even-even sebelumnya, pihaknya lebih untuk menaikkan ‘pamor’ dari komunitas otomotif itu sendiri. Sementara di tahun ini, lanjut dia, ingin menaikkan industrinya.

Hal ini menurutnya karena ‘curhatan’ dari para pemilik bengkel modifikasi yang tersebar di seluruh Indonesia, yang menuturkan sepi pengunjung terlebih di masa pandemi.
Atas dasar ini, banyak yang meminta untuk kembali menggelar even serupa di tahun ini dimana tiap bengkel bisa mempromosikan hasil modifikasi mereka kepada konsumen.
“Akhirnya, kita punya inisiatif mengubah sedikit even ini lebih ke industri otomotifnya. Ini dari teman untuk teman. Rata-rata di sini rekanan kita. Yuk kita maju bareng-bareng di Elite Showcase,” imbuhnya.
Gatot menjelaskan, adapun syarat ke 275 bisa tampil yaitu wajib bisa dipakai harian. Lalu, 90 persen mobilnya sudah dimodifikasi. Terakhir, tidak selamanya modifikasi proper bisa tampil.

“Banyak uang bukan berarti pemilik mobil bisa menampilkan mobilnya (proper) di pameran ini. Di sinilah kami yang mengkurasi mengenai hal itu,” papar Gatot.
“Yang patut digarisbawahi dan kami informasikan kepada peserta, modifikasi itu enggak semuanya tentang ganti pelek atau ubah ini-itu. Restorasi yang dilakukan juga kami lihat,” tegasnya.
Yang tak kalah menarik, The Elite Showcase 2023 juga turut bintang tamu penggiat otomotif manca negara yang cukup digandrungi dikalangan komunitas, seperti fotografer Larry Chen, Kenji Sumino dari Greedy, serta Lawrence Ojas dari Intec Racing.
Gatot berharap lewat pameran ini para pelaku industri otomotif akan terbantu dan lebih berkembang lagi. Tenant-tenant tidak perlu lagi untuk melakukan hard selling, cukup branding saja.
Begitu juga dengan para pelaku modifikasi, bisnis mereka semakin jalan dengan banyak pemilik mobil yang ‘mampir’ untuk merubah kendaraannya. [dp/TH]

















