Double Winner, Veda Sapu Bersih Podium di Mandalika

DAPURPACU – Veda Ega Pratama berhasil menyapu bersih podium teratas seri ketiga ajang Idemitsu Asia Talent Cup (IATC) 2023, yang digelar di Sirkuit Mandalika, Minggu.

Pada race kedua, Veda kembali menunjukkan supremasinya untuk tampil maksimal di hadapan publik sendiri sepanjang 15 lap berlangsung, dan bertahap hingga menyentuh garis finis.

Start dari posisi pertama (pole position), pebalap berusia 14 tahun ini langsung melesat tanpa gangguan berarti dan menggenapkan kemenangannya di Sirkuit Mandalika.

Veda akhirnya finis di posisi pertama dengan gap cukup jauh 5,9 detik dari pebalap Jepang, Zen Mitani. Dengan podium ini Veda telah mengemas lima kemenangan beruntun.

”Alhamdullillah, senang sekali target untuk kembali double winner di Mandalika terpenuhi,” ujar Veda, usai menerima tropi kemenangan keduanya, Minggu.

“Kemenangan ini sangat penting untuk saya agar jumlah poin klasemen kejuaraan semakin lebar. Saya persembahkan kemenangan ini untuk Astra Honda, keluarga yang selalu mendukung, dan seluruh pecinta balap Indonesia,” imbuhnya.

Sayangnya kemenangan Veda tidak diikuti rekan setimnya, Reykat Yusuf Fadilah yang cukup kompetitif pada race pertama. Berbekal finis di posisi 6, keberuntungan tidak diraih pada race kedua.

Dirinya kehilangan kendali dan terpaksa mengakhiri balapan yang baru berjalan beberapa putaran. Sedangkan Chessy Meilandri yang pada balapan pertama finish-ke-10, di balapan kedua harus puas merengkuh pos ke-13.

Pengalaman berharga juga didapatkan dua pebalap wildcard Decksa Almer Alfarezel serta Muhamad Kiandra Ramadhipa, yang saat ini tengah berlaga di ajang Thailand Talent Cup.

Capaian terbaik mereka adalah finish ke-8 dan ke-11 pada pada balapan pertama. Pengalaman balap di IATC akan menjadi pelajaran berharga untuk mereka di masa depan.

Di sisi lain, Fadilah Arbi Aditama mendapat kesempatan untuk menguji skill dan mentalnya di ajang Moto3 World Championship GP Mandalika, yang bergabung dengan Honda Team Asia.

Penampilan perdana Arbi di ajang tersebut terbilang cukup kompetitif, dibandingkan rekan setimnya Mario Suryo Aji yang menjadi pebalap reguler selama satu musim.

Debutnya langsung menembus kualifikasi kedua dan mengamankan posisi start ke-15. Saat balapan, Arbi konsisten mempertahankan pace, bahkan mencatatkan waktu tercepat pada lap ke-4.

Hingga setengah balapan, Arbi mampu mencapai posisi terbaik ke-12, sebelum akhirnya mengakhiri balapan di posisi ke-17.

”Ini adalah pengalaman pertama saya balap di kejuaraan dunia Moto3, dan saya menikmatinya. Saya tidak begitu baik saat start, karena melepas kopling terlalu lama,” jelasnya.

“Tapi saya berusaha menjaga pace, melewati pebalap satu persatu. Namun saya melakukan kesalahan saat ingin mendahului pebalap di depan saya,” tutup Arbi. [dp/TH]

Previous articleMitra Driver Lalamove Gratis Uji Emisi, Begini Caranya
Next articleChery Indonesia Terus Perkuat Jaringan Di Ibu kota