Peringati Hari Bumi, Yuk Ubah Perilaku Berkendara Kita


JAKARTA (DP) – Tanggal 22 April 2018 yang merupakan hari libur akhir pekan, ternyata juga bertepatan dengan Hari Bumi. Apakah yang sudah Anda lakukan untuk ikut melindungi Bumi?

Dengan semakin menuanya Bumi dan kian beratnya beban planet yang kita tinggali ini dalam menyerap berbagai macam zat berbahaya, diperlukan kesadaran bagi seluruh penghuninya untuk mengubah pola hidup dan kebiasaan yang hanya akan semakin merusak Bumi.

Bagi kita yang sehari-harinya mengendarai kendaraan bermotor untuk beraktivitas, ada baiknya mengurangi intensitas berkendara terutama setiap akhir pekan. Lebih bagus lagi jika bisa dilakukan setiap hari, yakni dengan beralih ke moda transportasi umum, seperti bus atau kereta rel listrik.

Tapi bila hal itu tak sanggup Anda lakukan karena berbagai alasan, cukuplah untuk mengubah perilaku berkendara menjadi lebih mengedepankan keselamatan, kenyamanan dan ramah lingkungan. Bagaimana caranya?

Caranya mudah. Bagi Anda yang biasa menggeber kendaraan karena ingin cepat sampai ke tujuan, mulai sekarang mencoba untuk mengemudi mobil atau mengendarai motor dengan kecepatan sedang. Jika di kendaraan Anda terdapat instrumen penunjuk pengemudian ‘Eco’, jagalah kecepatan agar lampu indikator ‘Eco’ tetap menyala.

Baca juga:  Ini 5 Kesalahan Saat Mengoperasikan AC

Kemudian, jika Anda suka memutar tombol AC hingga posisi maksimal untuk mendapatkan suhu udara kabin terdingin, usahakan untuk menguranginya, sehingga juga bisa memberikan kesempatan bagi kompresor AC untuk ‘beristirahat’ sejenak.

Yang suka wewangian di kabin mobil, cobalah untuk tak terlalu banyak mengandalkan parfum mobil, terutama yang mengandung zat kimia, karena zat itu akan terserap ozon yang menjadi pelindung Bumi.

Kebiasaan hidup bersih juga wajib Anda pertahankan, baik pengendara motor atau mobil. Jika Anda punya sampah untuk dibuang, jangan langsung dibuang di jalan, tapi kumpulkan dulu di kantong dan dibuang ke tempat sampah setelah sampai di tujuan.

Mau irit malah bikin Bumi ‘menjerit’. Maksudnya adalah, biasakan memakai bahan bakar dengan angka RON tinggi agar pembakaran lebih sempurna. Juga jangan lewat masa servis atau ganti oli mesin, karena mesin yang sehat akan lebih hemat bahan bakar dan emisi gas buangnya dalam kadar yang dianjurkan.

Baca juga:  Toyota Sienta Community Ajak Masyarakat Cerdas dalam Berkendara

Yang tak kalah penting adalah selalu memeriksa tekanan angin pada ban. Jika ban kempes segera ditambah angin agar kendaraan tidak boros bahan bakar. Ban yang kempes akan memiliki permukaan ban lebih luas untuk bergesekan dengan permukaan jalan. Akibatnya, beban mesin menjadi berat karena pergerakan kendaraan juga berat, sehingga butuh bahan bakar lebih banyak.

Apakah Anda suka memanaskan mesin kendaraan di pagi hari hingga berpuluh-puluh menit? Mulai sekarang tinggalkan kebiasaan itu, apalagi mesin modern tak butuh waktu lama untuk mencapai suhu optimal untuk mulai beroperasi.

Jadi, dengan mengubah kebiasaan yang terlihat sederhana itu, Anda sudah ikut berkontribusi dalam menjaga Bumi kita. Yuk…jadikan Hari Bumi sebagai momentum untuk ikut menjaga kelestarian lingkungan, tak hanya hari ini, tapi untuk selamanya. Selamat Hari Bumi! [dp/tgh]