Ekspor Motor Honda Triwulan Pertama Melonjak 22,7% | dapurpacu.id

Ekspor Motor Honda Triwulan Pertama Melonjak 22,7%


JAKARTA (DP) – Sektor ekspor jajaran sepeda motor Honda pada triwulan pertama melonjak 22,7% dibandingkan periode yang sama tahun lalu berjumlah 33.192 unit. Dari jumlah tersebut, model skutik mampu berkontribusi besar dimana BeAT eSP masuk sebagai penyumbang terbanyak.

Berdasarkan data yang diolah dari Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia (AISI), ekspor sepeda motor nasional pada periode itu juga naik dibandingkan periode Januari – Maret 2017 sebesar 47%.

Dimana ekspor produk dalam kondisi utuh (CBU/Completely Built Up) tercatat mencapai 129.852 unit. Pada periode ini, sepeda motor Honda yang diekspor PT Astra Honda Motor (AHM) memberikan kontribusi 26% terhadap total ekspor triwulan pertama 2018.

Pertumbuhan signifikan berhasil ditorehkan skutik Honda dibanding data ekspor triwulan pertama pada tahun sebelumnya dari 18.577 unit menjadi 30.794 unit. Yakni sebanyak 66%, dari sebelumnya 18.577 unit menjadi 30.794 unit.

Baca juga:  Ekspor Sepeda Motor Honda Melonjak 36 Persen Sepanjang 2021

Secara rinci BeAT eSP mencatatkan ekspor sebanyak 20.602 unit, diikuti oleh Vario series 10.176 unit, serta Scoopy eSP 10 unit. Sedangkan model sport Honda terdata 1.539 unit, yang disumbangkan oleh CBR series 913 unit, CRF 150 sebanyak 520 unit, CB Verza 150 120 unit, dan CB150R StreetFire 40 unit.

Ekspor tipe motor bebek pada kuartal I/2018 tercatat 805 unit yang berasal dari model Revo dengan kontribusi 500 unit, diikuti Sonic 240 unit, Blade 45 unit, dan Supra Series 20 unit.

General Manager Overseas Business Division AHM, Kurniawati Slamet mengatakan pihaknya akan terus meningkatkan volume ekspor sepeda motor setiap tahunnya sejalan dengan peningkatan permintaan dari luar negeri dan kemampuan anak bangsa memproduksi produk berkualitas global.

“Kami senantiasa berupaya menghasilkan produksi sepeda motor dalam negeri dengan kualitas yang berstandar global. Kami berkomitmen meningkatkan jumlah ekspor sekaligus memperluas negara tujuan ekspor. Kami optimis hingga akhir tahun nanti ekspor unit maupun komponen kami akan meningkat,” tutup Slamet.

Baca juga:  DAM Ajak Trabasan Komunitas Honda CRF150L di Purwakarta

Saat ini ekspor sepeda motor produksi AHM dalam bentuk CBU didistribusikan ke beberapa negara antara lain Fillipina, dan Bangladesh. Selain mengekspor unit AHM secara CBU, AHM juga mengekspor model motor Honda dalam kondisi terurai (CKD/Completely Knocked Down) dengan beberapa negara tujuan.

Yaitu juga Jepang, Thailand, Malaysia, Vietnam, dan Kamboja. Model yang diekspor secara CKD ini antara lain Sonic, Supra GTR150, BeAT series, Blade, dan CBR250. Total ekspor CKD AHM sepanjang kuartal I/2018 tercatat sebanyak 43.020 unit. [dp/MT]