Pasokan BBM di Wilayah Jawa Tengah Dipastikan Aman Untuk Mudik Lebaran | dapurpacu.id

Pasokan BBM di Wilayah Jawa Tengah Dipastikan Aman Untuk Mudik Lebaran


SEMARANG (DP) – Demi memastikan kelancaran mudik Lebaran 2018, Menteri BUMN Rini M. Soemarno meninjau langsung kesiapan sarana dan prasarana Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Semarang Group, milik PT Pertamina (Persero) di Semarang, Jawa Tengah, Jumat (1/6) lalu.

Untuk mengamankan pasokan BBM, Terminal BBM Pengapon menyiagakan 145 truk tangki BBM dengan total kapasitas 3.280 Kiloliter (KL), serta ditambah dengan 4 unit Mobile Dispenser yaitu truk tangki BBM yang dilengkapi dengan dispenser sehingga bisa langsung mengisikan BBM ke kendaraan.

Sebagai informasi, TBBM Semarang Group merupakan salah satu urat nadi penyuplai kebutuhan BBM di beberapa wilayah Jawa Tengah. Seperti Kendal, Batang, Pekalongan, Semarang, Karimun Jawa, Demak, Kudus, Jepara, Pati, Grobogan dan Blora.

“Pemerintah terus mendorong dan memastikan seluruh sarana dan prasarana pendukung pendistribusian BBM selama Ramadan dan Idul Fitri 2018 dapat beroperasi maksimal, demi kenyamanan dan kelancaran pemudik,” ungkap Rini dalam keterangan resminya, Sabtu (2/6).

Bersamaan dengan itu, PLT Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyastuti mengatakan salah satu tantangan dalam pendistribusian BBM di wilayah Jawa Tengah adalah peningkatan konsumsi BBM, serta potensi kemacetan yang diproyeksikan terjadi di Exit Tol Gandulan – Pemalang, Krapyak – Semarang, serta Ngasem – Kartosuro.

Jika secara nasional konsumsi BBM diproyeksikan mengalami puncaknya pada 9 Juni 2018, maka puncak konsumsi BBM di wilayah ini khususnya Semarang dan sekitarnya, diprediksi terjadi pada 14 – 16 Juni 2018.

Berdasarkan data tahunan, pola konsumsi BBM masyarakat yang sudah tiba di kampung halamannya, akan meningkat pada satu hari sebelum hingga hari Lebaran kedua. Konsumsi tertinggi di wilayah Semarang dan sekitarnya diprediksi mencapi 6.522 KL, atau naik 34% dari konsumsi harian.

“Pertamina siap melayani masyarakat dan kami pastikan bahwa masyarakat dan pemudik tidak mengalami kelangkaan BBM selama Ramadan dan Idul Fitri,” kata Nicke.

Selain Terminal BBM Semarang Group, Menteri Rini juga berkesempatan meninjau sejumlah sarana prasarana penunjang pendistribusian BBM yang akan dioperasikan di jalur tol maupun non tol di wilayah Jawa Tengah dan Derah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Diantaranya kantong BBM di SPBU yakni truk tangki berisi BBM penuh yang disiagakan di SPBU untuk memudahkan mobiliisasi distribusi, Mobile Dispenser, Kios Kemasan Pertamax (KiosK Pertamax) dan armada sepeda motor yang siaga mendistribusikan BBM di TBBM Semarang Group untuk segera ditempatkan di titik-titk yang telah ditetapkan.

Khusus di Jawa Tengah dari Jalur Brebes sampai dengan Sragen, Pertamina akan menyiapkan 6 Serambi Pertamax, 25 KiosK Pertamax, 200 unit motoris, 27 kantong BBM, serta 11 unit Mobile Dispenser.

Kesiapan sarana dan prasarana ini tak lepas dari pekerja yang bertugas menjadi satgas, serta peran ujung tombak pendistribusian BBM yakni para Awak Mobil Tangki (AMT). Rini pun berpesan kepada mereka agar dalam menjalankan tugasnya tetap harus mengutamakan keselamatan. [dp/MTH]