Peserta Mudik Bareng BUMN 2018 Tembus 206.209 Orang


JAKARTA (DP) – Menteri BUMN Rini Mariani Soemarno mengapresiasi jumlah pemudik yang ikut dalam Program Mudik Bareng BUMN 2018 sebanyak 206.209 orang atau naik 74,43% dari tahun sebelumnya tercatat 118.220 orang.

Capaian ini diikuti dengan bertambahnya kota tujuan menjadi 108 kota tujuan dari sebelumnya 84 kota tujuan pada tahun lalu.

“Saya berharap, tahun depan jumlahnya terus meningkat. BUMN yang bersinergi juga akan semakin banyak. Saya akan terus mendorong BUMN untuk terlibat dalam program-program yang secara langsung memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Rini di Jakarta, Sabtu (9/6).

Pagi ini di Ancol, Rini melepas keberangkatan  pemudik yang terlibat dalam program mudik gratis. Pelaksanaan mudik gratis untuk yang keempat kalinya oleh Kementerian BUMN yang melibatkan 62 BUMN dengan 177 kota tujuan baik di wilayah barat maupun wilayah timur Indonesia.

“Program ini bertujuan mengalihkan penggunaan sepeda motor ke moda transportasi yang relatif aman, seperti bus, kereta api dan kapal laut,” serunya.

Pada 2018, PT Jasa Raharja (Persero) ditunjuk sebagai Ketua Satuan Tugas Mudik Gratis Tahun 2018 melalui Surat Keputusan (SK) Menteri BUMN No: SK30/MBU/01/2018 tanggal 22 Januari 2018 tentang Pembentukan Satuan Tugas Mudik Gratis Tahun 2018.

Direktur Utama Jasa Raharja Budi Rahardjo menambahkan, jumlah bus yang dioperasikan dalam Mudik Bareng BUMN 2018 tercatat sebanyak 3.490 unit dengan jumlah pemudik sebanyak 164.412, naik dari sebelumnya 1.920 unit bus dengan jumlah pemudik tercatat 99.576 orang di 2017.

Untuk transportasi darat dengan menggunakan kereta api, tercatat jumlah kereta api yang diberangkatkan tercatat sebanyak 37 unit dengan jumlah pemudik sebanyak 11.432, naik dari sebelumnya 11 unit dan jumlah pemudik 6.264 orang di 2017.

Untuk transportasi laut, jumlah kapal yang disediakan tahun ini tercatat sebanyak 98 unit dengan jumlah pemudik 98.008 orang, mengalami peningkatan dari sebelumnya hanya 18 unit kapal dengan 11.075 pemudik pada 2017.

Sementara untuk transportasi udara, jumlah pesawat meningkat menjadi 52 unit dengan jumlah pemudik sebanyak 1.360 orang, naik dari sebelumnya 24 unit dengan jumlah pemudik 1.305 orang. [dp/TGH]