JAKARTA (DP) – Asuransi Jiwa Manulife Indonesia resmi menggandeng Adira Finance merilis produk asuransi ‘ramah di kantong’, Primajaga 100 Adira Finance. Produk ini sendiri diperuntukkan bagi nasabah Adira Finance dan juga karyawannya.
Hafid Hadeli, Presiden Direktur dan CEO Adira Finance, mengatakan pihaknya memilih Manulife dikarenakan reputasinya sebagai perusahaan asuransi terkemuka di Indonesia dengan track record bisnis yang baik.
Selain itu, lanjut Hafid, peluncuran produk baru tersebut juga merupakan salah satu langkah perusahaan untuk memperluas penyebaran produk teranyarnya ini ke nasabah.
“Kami memberikan nilai tambah kepada konsumen bahwa kami tidak hanya memberikan keringanan pembiayaan saja. Tapi juga asuransi,” kata dia.
Sejak mulai diperkenalkan pada Februari lalu, Hafid mengklaim telah tercatat sekitar 1.000 konsumen yang telah memanfaatkan dan terdaftar untuk produk ini.
“Nasabah Adira Finance telah mencapai 3 juta orang. Kami optimistis target 2 – 2,5% dari total nasabah mampu kami gaet untuk tahun pertama produk ini digulirkan,” ujarnya.
Untuk penyebaran dari produk Primajaga 100 Adira Finance, Hafid menjelaskan, secara bertahap sudah dilakukan di wilayah Jabodetabek, Sulawesi, Jawa barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.
“Sampai saat ini sudah ada sekitar 50 cabang yang memasarkan produk asuransi Primajaga 100. Target kami pada kuartal ketiga sudah bisa memasarkan di semua cabang Adira Finance di seluruh Indonesia,” ungkapnya.
Di sisi lain, Jonathan Hekster, Presiden Direktur dan CEO Manulife Indonesia, mengatakan kemitraan dengan Adira Finance merupakan bagian dari langkah pengembangan pasar asuransi Manulife Indonesia.
“Kami memilih Adira, karena sebelumnya kami telah bekerja sama dengan induk perusahaan, yaitu Bank Danamon. Kami ingin meluaskan kerja sama tersebut. Selain itu, Adira adalah salah satu perusahaan pembiayaan terbesar di Indonesia,” pungkas Jonathan. [dp/MTH]

