Ubah Toyota Land Cruiser Diesel Jadi Listrik, Kenapa Tidak?


SYDNEY (DP) – Di proyek-proyek tambang dan hutan, kekuatan mesin turbo-diesel V8 berkapasitas 4.5 liter milik Toyota Land Cruiser 79 Series tak perlu lagi diragukan. Tapi bila mesin konvensional itu diubah menjadi listrik, bagaimana kekuatannya?

Untuk mengetahui ketangguhan tenaga listrik yang dayanya dipancarkan dari baterai lithium-ion pada Land Cruiser berjenis pick-up ini, perusahaan tambang raksasa asal Australia, BHP, tengah melakukan ujicoba di lokasi tambang miliknya.

Land Cruiser 79 Series bertenaga listrik ini akan menjadi armada kendaraan pertambangan BHP di kawasan Australia Selatan. Pick-up tangguh ini akan menjadi prototipe yang akan dipakai untuk memonitor performa teknologi listriknya, pasokan daya, kebutuhan pemeliharaan, waktu pengisian baterai dan daya tahan korosi di pertambangan.

Tujuan akhir dari proyek ini adalah dapat membantu mengurangi dampak dari armada kendaraan diesel yang digunakan saat ini terhadap kualitas udara dan paparan partikulat terhadap 800 karyawan di bidang operasional perusahaan.

Baca juga:  Honda e Resmi Dijual Mulai Musim Panas 2020

Meski dimodifikasi dapur pacunya, tapi Land Cruiser listrik ini tetap mempertahankan kemampuan 4×4. Model ini dilengkapi dengan pengereman regeneratif dan akan ‘dipekerjakan’ di lokasi tambang Olympic Dam milik BHP di kawasan Australia Selatan.

Untuk elektrifikasinya digarap oleh Voltra, yakni perusahaan yang berbasis di Adelaide, yang memensiunkan mesin diesel Land Cruiser untuk digantikan dengan motor listrik yang pengisian dayanya dipasok dari baterai lithium-ion.

Sedangkan biaya modifikasi yang dibutuhkan, BHP belum mengungkapkannya. Hanya saja, seperti dilansir Inside EVS, Voltra menegaskan bahwa armada kendaraan tambang yang menggunakan energi terbarukan akan mengurangi biaya total sebesar 10 hingga 20 persen.

Meski modifikasi dapur pacu Toyota Land Cruiser ini baru sebatas ujicoba yang dilakukan BHP, namun perusahaan tambang tersebut mengkajinya untuk masuk dalam armada kendaraan tambang milik akhir tahun ini. Jika ujicoba tersebut berhasil, BHP berpotensi melakukan elektrifikasi terhadap seluruh armada kendaraan tambangnya.

Baca juga:  Sambut Mobil Listrik, Jangan Sampai Indonesia Cuma Jadi Pasar

Toyota Land Cruiser E, begitu pick-up listrik tersebut dijuluki, diharapkan menjadi langkah besar bagi BHP. Ketangguhannya, kemampuannya yang sanggup melibas segala medan, ditambah dengan performa yang ditingkatkan serta memiliki dampak rendah terhadap lingkungan dan manusia, merupakan sinyal terang bagi upaya elektrifikasi kendaraan tambang di masa depan. [dp/TGH]