Mitsubishi 'Pede' Bulan Depan Xpander Bakal Geser Avanza Lagi | dapurpacu.id

Mitsubishi ‘Pede’ Bulan Depan Xpander Bakal Geser Avanza Lagi


RIAU (DP) – Menutup semester I tahun ini, penjualan secara wholesales Mitsubishi Xpander memang mengalami penurunan. Produk andalan merek berlambang tiga berlian ini harus menyerahkan tongkat ‘penguasa’ pasar low Multi Purpose Vehicle (MPV) sementara kepada rival terkuatnya, Toyota Avanza.

Berdasarkan data yang dirilis Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), sepanjang Juni lalu, Xpander hanya mampu mendistribusikan unit ke diler sebanyak 3.278 unit.

Padahal, selama lima bulan berturut-turut, ‘kursi’ penguasa pasar low MPV berhasil diduduki Xpander dengan rata-rata penjualan mencapai 7.000an unit, pada periode Januari hingga Mei lalu.

Dengan perolehan ini, Avanza kembali menduduki ‘singgasananya’ usai membukukan angka penjualan wholesales sebanyak 4.648 unit.

Menanggapi hal ini, Irwan Kuncoro, Director of Sales & Marketing Division PT Mitsubishi Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), meyakini bahwa kondisi tersebut tidak akan bertahan lama dan bakal kembali dikuasa Xpander.

Baca juga:  Rayakan HUT ke-3, X-MOC 'Perketat' Kesolidan Lewat Daring

“Saya yakin bakal kembali kami rebut pada bulan-bulan berikutnya. Juli nanti pasti akan ter-cover,” kata Irwan, di sela-sela peresmian diler Mitsubishi Suka Fajar – Duri, Kamis (19/7).

Terkait hasil di bulan Juni, Irwan menanggapi kondisi tersebut dengan santai. Sebab, menurutnya pencapaian itu wajar mengingat pada Juni lalu memang terbentur banyak faktor. Terutama faktor distribusi yang terganggu dikarenakan hari libur panjang.

Sedangkan pada Juli ini hingga tutup tahun nanti, Irwan optimis kondisinya akan kembali seperti semula dan melesat terus, dengan target rata-rata penjualan mencapai lebih dari 6.000 unit.

“Kondisi bulan Juni lalu memang telah kami prediksi bakal turun karena faktor Lebaran. Setiap tahun pasti seperti itu. Hari kerja pendek, liburnya panjang, distribusi terhambat juga kan. Belum lagi jalan-jalan yang banyak dibatasi,” ucap Irwan. [dp/MTH]