Daihatsu Berikan Edukasi Pada ‘Sahabat Klub’


KARAWANG (DP) – Tak ingin terus berkutat dalam hal penjualan, Daihatsu coba merangkul para konsumen setianya lewat beragam kegiatan. Salah satunya yang baru saja dilaksanakan pekan lalu (21/7), di Gajah Tunggal Proving Ground, Karawang, Jawa Barat.

Dalam kegiatan tersebut, PT Astra Daihatsu Motor (ADM) menggelar sharing edukasi dalam berkendara bersama dua klub Daihatsu yaitu Terios Indonesia dan Daihatsu Xenia Indonesia Club (DXIC).

Dikemas dalam program Daihatsu Club Auto Clinic 2018 dengan tema Defensive Driving for Daihatsu Club, kegiatan ini menjadi batch yang kedua dari tujuh batch yang dijadwalkan terlaksana sepanjang tahun ini.

Untuk kali ini, informasi yang disampaikan mengenai ‘Pentingnya Kondisi Ban Kendaraan’. Dua sesi digelar dan diikuti oleh seluruh peserta yang berjumlah 40 orang, yaitu class sharing dan practice.

Ben Faqih, Executive Coordinator People Development – CSVC PT ADM mengatakan betapa pentingnya peranan ‘si kulit bundar’ ini bagi kendaraan. Dengan kondisi ban yang baik, lanjut Faqih, diyakini dapat meminimalisir tingkat kecelakaan yang banyak terjadi belakangan ini.

Baca juga:  'GESIT' Ajak Generasi Muda Taat Berlalu Lintas

“Dengan banyaknya tingkat kecelakaan yang terjadi diakibatkan oleh kondisi ban yang buruk, diharapkan sharing ini dapat memberikan edukasi kepada rekan sahabat Klub Daihatsu untuk lebih bijaksana dan antisipatif dalam berkendara,” ujar Faqih, dalam siaran resminya, Senin (23/7).

Pada sesi kelas, peserta diberikan materi mengenai hal-hal yang harus diperhatikan pada ban, sehingga berkendara menjadi aman dan nyaman. Tiga faktor utama yang harus diperhatikan.

Pertama, tekanan angin. Tekanan angin yang tidak sesuai bukan hanya dapat mengganggu kenyamanan saat berkendara, namun juga dapat menyebabkan terjadinya kecelakaan.

Ketika tekanan angin berkurang akan terjadi gaya gesekan yang tinggi dan dapat berakibat panas pada ban, menyebabkan terjadinya ban robek atau meletus dikarenakan panas.

Lalu ketebalan ban mobil. Saat ban sudah tipis akan kehilangan daya traksi dan memudahkan terjadinya tergelincir ketika berkendara. Disarankan apabila ban mobil sudah tipis segera diganti dengan ban yang baru untuk menghindari resiko tersebut.

Baca juga:  Daihatsu Berbagi Ilmu Kurangi Risiko Blind Spot

Paling terpenting adalah masa pakai ban. Ban yang baik digunakan antara 3-5 tahun, meskipun kembangan karet ban masih tebal sebaiknya harus diganti. Dikarenakan menurunnya kenyamanan berkendara.

“Saya awalnya ikut klub mobil Daihatsu ingin mencari teman sesama penyuka Terios. Saya tidak menyangka ada Auto Clinic dari Daihatsu yang disediakan untuk anggota klub. Acaranya keren dan edukatif sekali,” pungkas Budi Syarifudin, salah satu member dari Terios Indonesia.

Sebelumnya, Daihatsu telah mengadakan batch 1 yang diadakan pada 13 Mei 2018 dan diikuti oleh 2 klub yaitu Terios Rush Club Indonesia (TERUCI) dan Ceria Club Indonesia (CCI). [dp/MTH]