TANGERANG (DP) – Ditengah terseok-seoknya di pasar otomotif Indonesia, Datsun Indonesia coba ‘mengadu nasib’ lagi pada ajang pameran industri otomotif nasional GIIAS 2018. Disinyalir keikutsertaannya pun dijadikan momentum untuk meningkatkan pundi-pundi penjualannya pada semester kedua tahun ini.
Selama pameran berlangsung, Datsun menawarkan program penjualan menarik kepada pengunjung dan juga konsumennya. Program uang muka (DP) ringan mulai dari Rp 15 juta, serta cicilan ringan mulai dari Rp 1,7 juta khusus untuk new Datsun GO dan GO+.
Paling menarik, anjungan Datsun menghadirkan program tukar tambah (Trade-in) khusus untuk Cross hingga Rp 10 juta. Selain itu, Datsun juga menawarkan Lucky Dip hingga Rp 10 juta (syarat dan ketentuan berlaku).
Lini produk Datsun yang berisikan GO, GO+ dan Cross di Indonesia memang mengalami kemerosotan dalam hal penjualan sepanjang tahun ini. Data Gaikindo mencatatkan pada semester pertama lalu hanya memperoleh angka penjualan sebanyak 7.621 unit.
Dari jumlah tersebut, pencapaian GO dan GO+ terbilang lebih baik dibandingkan penjualan Cross, sejak model ini diluncurkan Maret 2018. Untuk kontribusi penjualan GO dan GO+ tercapai angka 5.373 unit, atau melonjak 113% dibanding periode yang sama tahun lalu sebanyak 4.759 unit.
Sementara untuk penjualan Cross, sepanjang Maret hingga Juni hanya terjual sebanyak 2.248 unit. Kemunculan awal Cross memang langsung merajai kelas city car dengan perolehan penjualan secara wholesales sebesar 2.223 unit.
Di bulan-bulan berikutnya terjadi kemerosotan sangat signifikan menjadi 13 unit, 7 unit dan hanya mendistribusikan ke diler sebesar 5 unit saja pada Juni lalu.
Meski begitu, dengan total pencapaian tersebut membawa Cross menempati urutan ketiga tangga penjualan segmen City Car, di bawah Honda Brio dan Suzuki Ignis sebagai pemuncaknya. [dp/MTH]

