Begini Cara Daihatsu Unjuk Kemampuan Teknologi


JAKARTA (DP) – Mungkin selama ini sebagian orang mengira bahwa produk Daihatsu tak banyak, karena yang beredar di Tanah Air hanya yang itu-itu saja.

Coba Anda perhatikan kiprah Daihatsu di Indonesia yang hanya mengisi segmen compact car semacam Sigra, Sirion dan Ayla, kemudian di komersial dan low MPV ada Gran Max, Hi Max, Luxio, Xenia, serta segmen low SUV diwakili oleh Terios.

Padahal di negeri asalnya, yakni Jepang, lebih banyak segmen yang diisi oleh Daihatsu, salah satunya adalah segmen mobil kecil alias Kei Car. Selain model hatchback, model imut Daihatsu ada juga yang bentuknya mirip MPV, tapi ukurannya mini. Kei Car (K-Car) populer di Jepang dengan kapasitas mesin terbatas yang tidak lebih dari 660cc.

Nah, agar publik di Indonesia juga tahu bahwa Daihatsu ternyata punya banyak ragam model kendaraan, PT Astra Daihatsu Motor (ADM) membawa beberapa model Kei Car ke ajang pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018.

Baca juga:  New Daihatsu Sigra Katanya Naik Rp 3 Juta, Konsumen Dapatnya Apa?

“Kei Car yang kami bawa ke Indonesia hanya meramaikan booth Daihatsu pada event GIIAS. Kami belum berminat memasarkan mobil mungil itu ke Indonesia karena market size masih sangat kecil,” kata Marketing Director PT Astra Daihatsu Motor, Amelia Tjandra, di Jakarta akhir pekan lalu.

Pasar di Indonesia, menurut Amelia, tidak banyak yang menyukai Kei Car. Beda halnya dengan di Jepang yang sangat populer dan diminati.

“Kami membawa Kei Car di setiap penyelenggaraan GIIAS hanya untuk menunjukkan kalau Daihatsu punya berbagai model mobil yang lucu dan unik-unik, tetapi memang hanya dijual di negara yang cocok seperti Jepang,” papar dia.

Masyarakat Indonesia, lanjut Amelia, menyukai mobil dengan kapasitas penumpang yang banyak, seperti model multi purpose vehicles (MPV) yang dapat menampung hingga tujuh penumpang. Sementara Kei Car hanya bisa sampai lima penumpang.

“Di Indonesia, Kei Car bukan menjadi pilihan karena mesinnya juga kecil, hanya 660cc. Di sini lebih suka yang 7-seater, karena suka dengan budaya berkumpul bersama dan bisa memuat banyak orang,” tutur Amelia.

Baca juga:  Builder Banjarmasin Unjuk Ide Modifikasi di ajang DDC 2019

Dalam penyelenggaraan GIIAS 2018 yang berlangsung mulai 2 hingga 12 Agustus 2018, ADM menampilkan tiga unit mobil model Jepang, yakni DN Pro Cargo, Boon Active, dan Tanto Custom. Ada juga Ayla Turbo Concept dan Terios Custom yang merupakan varian baru dari SUV Daihatsu Terios.

Dari sini terlihat bahwa Daihatsu ternyata banyak memiliki model kendaraan yang tak beredar di Indonesia, belum lagi sedan yang juga dipasarkan di Jepang. Sebenarnya pada era 1980-an, Daihatsu pernah memasarkan sedan dengan nama Charmant dan juga Charade versi sedan.

Dari sisi teknologi, Daihatsu juga memiliki kemampuan seperti pabrikan mobil lain, seperti turbocharger dan juga teknologi listrik. [dp/TGH]