Sstt…Mobil Balap Listrik Spice-X Bakal Dijual Murah


PIEDMONT (DP) – Bagi sebuah mobil, harga murah dan kemampuan balap yang oke, sepertinya sulit berjalan beriringan. Tapi perusahaan asal Italia ini ingin mengubah paradigma itu.

Diberi nama Spice-X EX1, mobil balap ini digarap bareng oleh beberapa perusahaan di Piedmont, Italia. Tujuan proyek ini hanya satu, yakni menghasilkan mobil balap yang bisa dinikmati banyak orang.

Kabar bagusnya, EX1 tak bakal berlama-lama menjadi mobil konsep, tapi akan segera masuk lini produksi dan ditawarkan secara massal, bukan hanya edisi terbatas.

Spice-X EX1 diklaim akan memiliki material berbobot ringan tapi tak mahal, sehingga setelah menjadi sebuah kendaraan, mobil balap ini akan memiliki bobot hanya sekitar 600 kg.

Menurut laporan Motor1, sebagai mobil balap listrik, Spice-X EX1 akan ditawarkan dalam dua pilihan baterai, yakni untuk varian standar dan varian yang memiliki performa lebih garang.

Baca juga:  Kesadaran APM laporkan SPK ke Organizer Masih Lamban

Untuk baterai yang disematkan pada versi standar berkapasitas 330-volt, sedangkan yang untuk versi performa lebih tinggi berkapasitas 450 volt. Kedua jenis baterai ini sama-sama sanggup menghasilkan tenaga 80 horsepower total, tapi untuk yang versi standar torsinya lebih kecil, yakni 118 pound-feet, dibandingkan 295 pound-feet untuk baterai yang berkapasitas lebih besar.

Bagaimana dengan kecepatan Spice-X EX1? Disebut-sebut kecepatan puncak yang sanggup diraih mencapai 99,4 mph (sekitar Rp160 km/jam) untuk versi standar dan untuk versi baterai besar mencapai 130,4 mph (sekitar 210 km/jam).

Namun demikian, jika Anda penasaran dengan spesifikasi performa Spice-X lebih detail, perusahaan asal Negeri Pizza itu belum mau mengungkapkannya.

Desain bodi Spice-X digarap oleh Fabrizio Pepe dari Mastery Design, tetapi perusahaan lain yang ikut menggarap desain mobil ini belum terungkap identitasnya.

Nah, meski digadang-gadang sebagai mobil balap ramah di kantong, tapi harga Spice-X ternyata juga belum diumumkan, bahkan kisarannya sekali pun masih belum diumbar ke publik. [dp/TGH]