Kala Putra Daerah Berbicara Banyak Soal Modifikasi


JAKARTA (DP) – Ajang modifikasi otomotif yang terus menjadi barometer perkembangan para modifikator tingkat nasional, BlackAuto Battle kembali digelar tahun ini. Empat kota pun dipilih sebagai lokasi bertarungnya ide-ide kreatif dan inovasi dari para modifikator.

Seperti pada pelaksanaan kompetisi sebelumnya, tiga kategori umum diperlombakan, yaitu kompetisi modifikasi, engine performance dan audio. Selain itu, pihak panitia juga melakukan penambahan beberapa kategori.

Boy Prabowo, ketua pelaksana BlackAuto Battle 2018 mengaku di tiap kota penyelenggaraan kompetisi tersebut cukup banyak menyedot builder-builder setempat. Hasil karya mereka pun patut diacungi jempol.

“Ajang ini menjadi adu kreasi dan inovasi terbaik hasil karya anak bangsa yang diukur melalui tata cara yang fair dan tepat, yang tentunya menghasilkan karya car tuning terbaik dan bisa dibanggakan,” tutur Boy, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (10/8).

Usai sukses dilaksanakan di Purwokerto sebagai kota pertama, BlackAuto Battle 2018 berlanjut di kota berikutnya yaitu Makassar. Boy mengatakan dipilihnya Makassar sebagai kota kedua karena untuk menjaring para modifikator di wilayah Indonesia bagian timur.

Berbeda dengan kegiatan sejenis yang menjamur, even ini menghadirkan sisi kompetisi yang tajam dengan metode penilaian yang sangat ketat, terukur, dan dapat dipertanggung jawabkan karena berstandar internasional.

Setiap pelaksanaannya, BlackAuto Battle punya konsep even yang siap menampilkan karya-karya terbaik para pecinta otomotif Indonesia, dengan format kompetisi yang semakin menantang.

Dengan menggandeng asosiasi Asia Pacific Car Tuning (APACT) sebagai tim juri, kontes ini diklaim ingin menghadirkan sesuatu yang berbeda, inovatif dan tidak monoton, namun tetap dapat dipertanggung jawabkan.

“Secara kualitas, skill dan kualitas komunitas otomotif Indonesia Timur tidak kalah dengan yang ada di Pulau Jawa bahkan Jakarta. Mobil-mobil berkualitas seperti Subaru STi, Subaru WRX, Mitsubishi Evo X bahkan BMW M4 ada di kota ini untuk adu geber dalam Black Auto dyno Test,” terang Boy lebih lanjut.

Sebagai informasi, BlackAuto Dyno Test adalah satu-satunya engine performance challenge yang telah dimulai sejak 2007. Kompetisi ini akan menguji kehandalan performa mesin mobil peserta di atas mesin Dyno 4WD, yang didatangkan khusus dari Mainline Dynolog, Australia.

Tidak hanya kontes unjuk performa, ajang adu performa suara yang dikemas dalam Black Out Loud juga cukup menyita perhatian. Terbagi atas beberapa kelas, kontes ini menantang para peserta untuk menghadirkan ketangguhan car audio system yang mereka miliki.

SPL, SQL dan SQ merupakan kelas pertandingan yang digelar tahun ini. Seperti tahun sebelumnya, Black Out Loud juga mendatangkan juri-juri dari luar negeri, serta menggandeng USACi (United State Autosound Competition Internasional) yang merupakan asosiasi car audio asal Amerika.

“Yang cukup mengagetkan adalah ketika uji desibel pada Black Out Loud SQL, dimana peserta dari Polewali Mandar mampu memperoleh angka 144,1 dB dalam kondisi kabin terbuka. Sebuah pencapaian yang luar biasa,” kata Boy.

Setiap pemenang dari BlackAuto Battle kelak bakal didaulat menjadi trendsetter industri modifikasi di Indonesia.

“Terbukti skill yang mumpuni, putra daerah asli Sulsel masuk sebagai The Champion BlackAuto Battle Makassar 2018, dengan menggarap Honda Jazz bergaya Elegant yang murni dikerjakan di Makassar,” pungkasnya.

Setelah di Makassar, ajang modifikasi ini dijadwalkan berlanjut di Kota Solo dan berakhir di Surabaya sebagai tuan rumah Final Battle. Puluhan juta rupiah siap menanti para pemenang. Paling ditunggu adalah gelar The Champ yang bakal diboyong pemenang sebagai kebanggaannya. [dp/MTH]