Melihat Tatapan Tajam Mobil Listrik Mercedes Jelang Debut


STUTTGART (DP) – Di segmen mobil listrik, Mercedes-Benz membangun merek baru bernama EQ. Sebelum resmi diperkenalkan kepada publik, kendaraan listrik berjenis SUV ini menampakkan sorotan tajam ‘matanya’ seakan siap menantang para rivalnya.

Pabrikan mobil asal Jerman itu menyebutkan bahwa model pertama EQ tak lama lagi menyapa publik dan segera dikirim ke showroom. Memiliki dimensi yang mirip Mercedes GLC, EQ akan bertarung di segmen SUV atau crossover listrik mewah.

Model pertama EQ ini sepertinya merupakan crossover berteknologi listrik jika melihat namanya, yakni EQ C. Huruf C di sini mengacu pada crossover. Untuk membangun rasa penasaran publik, Mercedes merilis gambar teaser sejak akhir pekan lalu. Bahkan di akun Instagram Mercedes juga diposting klip singkat yang menampakkan bagian depan kendaraan yang dilengkapi LED DRL. Untuk melihat tampilan utuhnya, masyarakat perlu menunggu hingga 4 September mendatang, di mana Mercedes akan memperkenalkan pertama kali model tersebut ke depan khalayak.

Baca juga:  BMW Siap Rilis Layanan 'Taksi Online' di China

Menurut catatan Leftlane News, SUV listrik seukuran GLC itu hanya akan ditawarkan untuk versi listrik, dengan mengusung platform modular yang dikembangkan untuk dapat menopang beberapa model.

Sejauh ini tak banyak informasi seputar EQ yang beredar, demikian juga untuk spesifikasi baterainya.

Mercedes-Benz EQ C tampaknya akan dipasarkan sebagai model 2020. Meski detail dapur pacunya belum terkuak, tapi versi konsep dari crossover ini memiliki dua motor listrik. Hal itu sepertinya juga akan diadopsi EQ versi produksi. Motor listrik itu mampu menghela tenaga 402 horsepower yang disalurkan ke seluruh roda. Sementara daya jelajahnya antara 250 hingga 300 mil (402 – 482 km).

Jika spesifikasi itu diterjemahkan ke dalam model versi produksi, Mercedes EQ menjadi rival sepadan dari Tesla Model X, Jaguar I-Pace dan Audi E-Tron. Dengan begitu, kisaran harganya kemungkinan adalah $70.000 (Rp1,02 miliar) untuk pasar Amerika. Harganya bakal melonjak tinggi jika masuk ke Indonesia karena bakal dikenai pajak barang mewah dan bea masuk.

Baca juga:  'Menguliti' EQC Crossover, Senjata Baru Mercedes di Segmen EV

Nah, setelah dalam postingan di Instagram menampakkan lampu LED dan sebagian gril, bisa jadi dalam pekan ini hingga menjelang debut pada 4 September, akan ada lagi gambar-gambar teaser EQ.

Memang benar EQ C akan menjadi model awal dari brand anyar Mercedes di segmen kendaraan listrik. Namun demikian, raksasa otomotif Jerman itu sepertinya serius menggarap segmen yang kini mulai seksi tersebut. Hal itu terbukti dari langkah Mercedes-Benz memperkenalkan konsep halo EQ Silver Arrow di Pebble Beach akhir pekan lalu. supercar dengan moncong panjang itu terinspirasi dari mobil balap pemecah rekor kecepatan yang berkiprah di era 1930-an. [dp/TGH]